Jokowi: Koalisi Rakyat Akan Kalahkan Koalisi Parpol

Kompas.com - 25/08/2012, 15:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Calon gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo atau Jokowi, menegaskan bahwa koalisi rakyat yang dibangunnya dengan Basuki Tjahaja alias Ahok akan mengalahkan koalisi partai politik yang mendukung pasangan calon gubernur Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli.

"Jokowi-Ahok kini dikeroyok partai-partai besar. Kami (Jokowi-Ahok) tidak takut sedikitpun akan koalisi partai besar. Ini tidak seperti putaran pertama, pada kesempatan sekarang kepada seluruh warga, relawan, kader (pendukung Jokowi-Ahok) untuk mulai hari ini jangan sampai terlena," kata Jokowi di acara Halal Bihalal di Menteng, Jakarta, Sabtu (25/8/2012).

Jokowi menjelaskan, jika relawan kemenangan Jokowi-Ahok terlena, maka akan berbahaya karena yang dihadapi pada putaran kedua adalah koalisi partai politik besar. Jokowi-Ahok, lanjutnya, akan tetap berada pada posisi menggalang koalisi rakyat untuk melawan koalisi partai politik besar tersebut.

"Koalisi kita ini koalisi rakyat atau warga DKI Jakarta. Kalo masyarakat bergerak, mau apa mereka (partai politik besar). Keadaan kita memang seperti semut melawan gajah-gajah besar. Gajah banyak tapi semut lebih banyak. Kita ingin buktikan tanggal 20 September nanti semutnya ada di mana-mana dan menangkan pertarungan ini," ungkapnya.

Jokowi menjelaskan bahwa koalisi rakyat adalah bentuk semangat masyarakat DKI Jakarta yang menginginkan perubahan taraf kehidupan lebih baik. Jokowi lantas mengimbau agar para relawan melaporkan kecurangan pada 20 September nanti saat pemilihan suara. Dia menegaskan, para pendukungnya tidak dibenarkan untuk memancing keributan.

"Kita harus dingin dan sejuk. Tidak usah panas kalo disentak isu-isu yang tidak benar. Kita harus buktikan bahwa kita ini warga yang santun dan tahu tata krama," ungkapnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau