Polisi Perketat Penjagaan Dua Polsek di Sampang

Kompas.com - 28/08/2012, 02:44 WIB

SAMPANG, KOMPAS.com — Penangkapan delapan orang pengikut Syiah asal Desa Karang Gayam, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, oleh pihak kepolisian Senin (27/8/2012), berdampak pada memanasnya kembali situasi di lokasi peristiwa pembakaran oleh warga yang mengaku pengikut Sunni, Ahad lalu.

Sempat beredar isu bahwa lebih dari 200 pengikut Syiah yang masih belum dievakuasi dan berada di persembunyian akan melakukan penyerangan dan pembakaran kantor Polsek Karang Penang dan Polsek Omben. Isu itu kemudian membuat pihak keamanan semakin memperketat penjagaan di posko keamanan dan di dua kantor Polsek tersebut.

Kapolri Jenderal (Pol) Timur Pradopo saat berkunjung ke lokasi kejadian bersama Menteri Agama Suryadharma Ali, Senin sore, menjelaskan, untuk mencegah adanya kerusuhan susulan, 33 SSK Brimob Polda Jawa Timur bersama jajaran kepolisian di Madura beserta anggota TNI sudah disiagakan penuh di sejumlah titik.

"Kami akan melakukan tindakan tegas kepada siapa pun pelakunya. Sebab, perbuatan mereka sudah pelanggaran pidana murni. Termasuk jika delapan orang yang sudah diperiksa bisa mengarah kepada tersangka," tegasnya.

Sementara delapan orang yang sudah diperiksa di Mapolres Sampang yaitu Hadari, Husen, Mat Safi, H Malik, Saniwan, Bunedi, Hakki, dan Mukhlis yang kini sudah masuk dalam daftar pencarian orang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau