BEIRUT, KOMPAS.com — Sebanyak 12 orang tewas dan puluhan terluka ketika sebuah bom mobil meledak pada Selasa (28/8/2012) di satu acara pemakaman di Damaskus. Berdasarkan laporan televisi pemerintah, serangan tersebut ditargetkan pada pendukung Presiden Bashar al-Assad.
Saksi mata mengatakan, bom meledak di pintu masuk ke satu pemakaman Druze di Kabupaten Jaramana di tenggara Damaskus, menghantam prosesi pemakaman dua orang tewas dalam pengeboman hari sebelumnya.
Seorang saksi mengatakan, sebanyak 150 orang telah terluka. Saksi lain mengatakan, ia melihat mayat-mayat hangus, termasuk anak-anak.
Televisi Suriah mengatakan, 48 orang telah terluka di dalam aksi "bom mobil teroris" itu.
Observatorium Hak Asasi Manusia Suriah, yang berbasis di Inggris, mengatakan, dua orang yang dimakamkan pada Selasa adalah pendukung Bashar, yang berjuang untuk menghancurkan pemberontakan yang telah berlangsung selama 17 bulan terhadap pemerintahannya.