JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan kembali diuji kekuatannya pada perdagangan Rabu (29/8/2012). Indeks bisa menguat di tengah investor global yang menunggu data terbaru perekonomian.
Pada perdagangan semalam Indeks Dow Jones ditutup turun 22 poin (-0,17 persen) ke 13,103.00. Pasar menanti keluarnya data perekonomian Amerika Serikat yang akan keluar lebih dulu sebelum pidato dari Ketua Bank Sentral AS, Ben S. Bernanke. Minyak light sweet diperdagangkan di level 96,11 dollar AS per barrel di New York setelah Badai Isaac mengurangi output minyak dari Teluk Meksiko dan spekulasi akan turunnya cadangan minyak AS ke level terendah dalam lima bulan terakhir.
IHSG kemarin ditutup turun 3 poin (-0,07 persen) ke level 4.142,84 dengan investor asing tercatat melakukan pembelian bersih di pasar reguler sebesar Rp 15 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli antara lain BBRI, BBNI, UNTR, IMAS dan INDF. Mata uang rupiah terdepresiasi ke level Rp 9.549 per dollar AS.
Secara teknikal, menurut riset eTrading Securities, IHSG mengalami penurunan dengan MACD Histogram satu jam gagal membentuk golden cross. Stochastic terlihat bergerak menuju area negatif sehingga peluang konsolidasi IHSG cukup besar.
Hari ini IHSG diperkirakan akan terkonsolidasi di kisaran 4.120-4.170 dengan kecenderungan menguat terbatas. Saham-saham yang dapat diperhatikan adalah UNTR, PGAS dan PNBN.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang