Tunggu Data Global, IHSG Bisa Menguat Terbatas

Kompas.com - 29/08/2012, 08:56 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan kembali diuji kekuatannya pada perdagangan Rabu (29/8/2012). Indeks bisa menguat di tengah investor global yang menunggu data terbaru perekonomian.

Pada perdagangan semalam Indeks Dow Jones ditutup turun 22 poin (-0,17 persen) ke 13,103.00. Pasar menanti keluarnya data perekonomian Amerika Serikat yang akan keluar lebih dulu sebelum pidato dari Ketua Bank Sentral AS, Ben S. Bernanke. Minyak light sweet diperdagangkan di level 96,11 dollar AS per barrel di New York setelah Badai Isaac mengurangi output minyak dari Teluk Meksiko dan spekulasi akan turunnya cadangan minyak AS ke level terendah dalam lima bulan terakhir.

IHSG kemarin ditutup turun 3 poin (-0,07 persen) ke level 4.142,84 dengan investor asing tercatat melakukan pembelian bersih di pasar reguler sebesar Rp 15 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli antara lain BBRI, BBNI, UNTR, IMAS dan INDF. Mata uang rupiah terdepresiasi ke level Rp 9.549 per dollar AS.

Secara teknikal, menurut riset eTrading Securities, IHSG mengalami penurunan dengan MACD Histogram satu jam gagal membentuk golden cross. Stochastic terlihat bergerak menuju area negatif sehingga peluang konsolidasi IHSG cukup besar.

Hari ini IHSG diperkirakan akan terkonsolidasi di kisaran 4.120-4.170 dengan kecenderungan menguat terbatas. Saham-saham yang dapat diperhatikan adalah UNTR, PGAS dan PNBN.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau