Di Hari Ultah Pun, Anggota Dewan Masih Malas

Kompas.com - 29/08/2012, 11:19 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Di hari ulang tahun ke-67 DPR pun, kemalasan anggota Dewan masih terjadi. Rapat paripurna, Rabu (29/8/2012), molor lantaran menunggu kehadiran anggota Dewan agar mencapai kuorum.

Rapat baru dimulai pukul 10.30 WIB. Padahal, sesuai jadwal, seharusnya rapat dimulai pukul 10.00 WIB. Rapat paripurna itu mengagendakan pidato Ketua DPR Marzuki Alie dengan judul "Respons DPR terhadap Tuntutan Masyarakat" disertai laporan kinerja DPR periode Agustus 2011-Agustus 2012.

Ketika rapat dibuka oleh Ketua DPR, hanya 284 anggota Dewan yang menandatangani presensi. Pimpinan DPR yang tidak hadir hanya Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso.

Adapun rincian kehadiran tiap fraksi adalah Fraksi Partai Demokrat sebanyak 90 dari 148 anggota, F-Partai Golkar 60 dari 106 anggota, F-PDIP 50 dari 94 anggota, F-Partai Keadilan Sejahtera 25 dari 57 anggota, F-Partai Amanat Nasional 20 dari 46 anggota, F-Partai Persatuan Pembangunan 15 dari 38 anggota, F-Partai Kebangkitan Bangsa 6 dari 28 anggota, F-Partai Gerindra 10 dari 26 anggota, dan F-Partai Hanura 8 dari 17 anggota.

Selama menunggu kuorum, sebagian anggota Dewan yang telah hadir memilih menikmati jamuan HUT DPR yang disajikan di depan ruang rapat. Jamuan itu dilengkapi pertunjukan live music dengan lantunan lagu-lagu lawas ataupun pop masa kini.

Seperti diberitakan, kemalasan itu sudah terjadi di rapat-rapat paripurna sebelumnya. Tak sedikit anggota Dewan yang berbuat curang dengan hanya menandatangani presensi, tetapi tak mengikuti rapat. Ada pula yang meminta staf ahli atau asisten pribadi untuk menandatangani presensi.

Untuk menyembuhkan penyakit malas itu, akan dipasang presensi dengan sistem sidik jari. Sekretariat Jenderal DPR berjanji sistem itu sudah terpasang akhir tahun 2012.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau