Liputan warga

Efektifkah Pemancar Radio di Daerah Perbatasan?

Kompas.com - 30/08/2012, 05:55 WIB

Oleh: Mkabulbudiono-rri

kompasiana: mkabulbudiono-rri

Entikong adalah kecamatan terluar Republik Indonesia di Provinsi Kalimantan Barat, berbatasan dengan wilayah Serian Sarawak, Malaysia Timur.

Adanya Radio Republik Indonesia (RRI) di Entikong menjadi jembatan komunikasi antarpenduduk kedua negara. Siarannya sudah melintasi batas dan diterima penduduk negeri jiran tanpa proses rumit. 

Para angkasawan muda (sebutan untuk penyiar RRI)—yang hampir semuanya putra daerah—membuat berbagai kegiatan untuk membang­kitkan kesadaran kewargaan pen­duduk perbatasan yang cenderung ”Malaysia minded”. Hasilnya, penduduk memberikan apresiasi.

Meski begitu, banyak pendengar masih sering mengeluhkan daya pancar stasiun radio ini yang memang baru mencapai 1 kilowatt (KW).

Direksi RRI di Jakarta berusaha meyakinkan pemerintah untuk mendukung penguatan daya jangkau siaran melalui usulan anggaran. Menariknya, anggaran pembelian pemancar dan tower jatuh ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Tahun 2009, Dirjen Pemerintahan Umum Kemendagri memperoleh alokasi untuk membangun stasiun relay besar dan kecil penguat siaran RRI/TVRI di daerah perbatasan.

Di perbatasan Kalimantan Barat-Malaysia Timur, dibangun 10 pemancar relay besar berkekuatan 2,5 KW disertai menara antena setinggi 70 meter. Stasiun relay kecilnya berjumlah 22 buah. Lalu, apa manfaat fasilitas relay berbiaya miliaran rupiah itu?

Sejak selesai dibangun, peralatan itu dirasa belum bermanfaat. Fasilitas yang dibangun tanpa sepengetahuan RRI—mungkin juga TVRI— itu tidak digunakan. RRI Entikong ma­sih menggunakan pemancar 1 KW.

Reporter RRI Entikong, Rangga, sempat bertanya kepada Menteri Da­lam Negeri Gamawan Fauzi, tahun lalu. Menteri berjanji akan cek silang melalui Badan Nasional Pengembangan Perbatasan. Sayangnya, hingga Agustus 2012,  proyek stasiun relay radio televisi itu belum berfungsi.

 [http://kom.ps/ACJg6i]

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau