NEW YORK, KOMPAS.com - Harga minyak West Texas Intermediate merosot pada Rabu waktu setempat atau Kamis (30/8/2012) pagi, menyusul adanya laporan bahwa persediaan minyak mentah Amerika Serikat secara tak terduga naik. Selain redanya badai Isaac sehingga tidak lagi mengancam kawasan lepas pantai di Teluk Meksiko juga mendorong turunnya harga emas hitam ini.
Harga minyak WTI untuk pengantaran Oktober turun 84 sen menjadi 95,49 dollar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Harga minyak Brent untuk penetapan Oktober juga turun sebanyak 4 sen menjadi 112,54 dollar AS per barel, di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London.
Turunnya harga minyak mentah terjadi karena laporan Departemen Energi AS menyebutkan, persediaan minyak naik 3,78 juta barel menjadi 364,5 juta barel. Tadinya, persediaan ditaksir hanya turun sebesar 1,75 juta barel. Sementara persediaan bensin turun ke titik terendah tiga bulan.
Badai Isaac sempat membuat tutupnya sebagian besar produksi minyak di Teluk Meksiko, telah masuk ke pantai Louisiana sebagai angin topan sebelum melemah menjadi sebuah badai tropis. "Kami bergerak turun karena perolehan persediaan," sebut Marshall Berol, Co-portfolio Manager di Encompass Fund, San Francisco.
"Kami sekarang akan berkonsentrasi pada seberapa cepat segala sesuatu bisa kembali normal," tambahnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang