KIMB Akan Adukan Dewi Aryani ke Badan Kehormatan

Kompas.com - 30/08/2012, 19:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tidak puas hanya melaporkan politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Dewi Aryani ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), Komunitas Intelektual Muda Betawi (KIMB) juga berencana akan melaporkan Dewi Aryani ke Badan Kehormatan.

"Setelah Panwaslu mengeluarkan keputusannya, apapun putusannya kami berencana akan mengadukan Dewi ke Badan Kehormatan," kata Ketua KIMB Ramdhan Alamsyah di Kantor Panwaslu, Gedung Prasada Sasana Karya, Jakarta, Kamis (30/8/2012).

Ramdhan menilai, pernyataan Dewi sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI telah mencemaskan masyarakat luas.

"Sebagai anggota semestinya dia tidak membuat pernyataan yang provokatif. Seharusnya dia dapat berpikir efek sosialnya ke masyarakat," ujarnya.

Sebelumnya, Dewi Aryani dilaporkan KIMB karena keberatan dengan pernyataan Dewi Aryani yang dianggap menuduh kebakaran di Jakarta merupakan sabotase dari pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli.

Pada Rabu (29/8/2012), Dewi Aryani memenuhi panggilan Panwaslu untuk memberikan klarifikasi. Dewi Aryani mengatakan pernyataan dirinya terkait dengan maraknya kebakaran di Jakarta, sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.

Menurutnya, kebakaran yang akhir-akhir ini marak terjadi di Jakarta merupakan fakta yang tidak bisa disembunyikan kepada masyarakat. Sementara Ketua Panwaslu DKI Ramdansyah mengatakan, pihaknya masih mendalami laporan KIMB tersebut.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau