Pemeriksa keuangan

Pegawai BPK Belajar Akuntansi Sektor Publik di Undip

Kompas.com - 30/08/2012, 21:33 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Mulai tahun ajaran 2012/2013 Badan Pemeriksa Keuangan mengirim sejumlah pegawainya khususnya para pemeriksa keuangan untuk menempuh pendidikan Strata 1 (S1) di Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro Semarang, Jawa Tengah. Untuk tahun ini, diawali dengan pengiriman 37 pegawai BPK ke Undip yang khusus mendalami Akuntansi Sektor Publik

Pendidikan lanjut tersebut akan dilalui para pegawai BPK yang selama ini tingkat pendidikannya masih Diploma III. Mereka akan belajar selama dua tahun, setelah itu mereka akan kembali bekerja di BPK.

"Saya katakan barangkali hampir sebagian besar institusi enggak mau investasi sumber daya manusia, apalagi S1. Disamping lama perlu biaya, hasilnya tidak kelihatan. Beda dengan bangun jalan kelihatan," ujar Sekretaris Jenderal BPK Hendar Ristriawan saat penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerjasama tentang penyelenggaran pendidikan antara BPK dan Fakultas Ekonomi Undip Semarang, Kamis (30/8/2012).

Menurut Hendar, peningkatan kompetensi SDM di lingkungan BPK sangat penting, mengingat para pemeriksa keuangan berhadapan dengan kondisi keuangan yang terus mengalami perubahan baik dari segi jumlah maupun teknologi pengelolaan keuangan yang makin kompleks. Oleh karena itu, peningkatan SDM di kalangan pemeriksa BPK merupakan hal yang tidak bisa ditawar.

Tidak hanya di tingkat pusat, peningkatan SDM para pemeriksa keuangan negara di tingkat daerah juga mendapat perhatian. Selain meningkatkan pendidikan, BPK juga menggelar berbagai pelatihan singkat bagi para pemeriksa sehingga bisa meningkatkan kompetensinya.

Hendar menyoroti beberapa jabatan di lembaga yang terkait dengan keuangan dipimpin oleh orang yang tidak memahami keuangan. "Bagaimana mungkin kepala biro keuangan di daerah lulusan sarjana pendidikan, bagaimana bisa mengelola keuangan," ujarnya.

Rektor Undip Semarang, Prof Sudharto P Hadi yang hadir pada acara tersebut menyambut baik kerjasama tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau