Kapolres Jakarta Barat: Bentrok Cengkareng, Satu Orang Tewas

Kompas.com - 31/08/2012, 03:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Satu dari tiga orang yang tertembak dalam peristiwa perebutan lahan di Jalan Raya Kamal, Taman Palem, Cengkareng, Jakarta Barat, dinyatakan tewas di RSUD Cengkareng, Jakarta Barat. Korban tewas tersebut bernama Laminggu (27) dan jenazahnya sudah dimakamkan pada Kamis (30/8/2012) siang di TPU Bivak setelah sebelumnya dibawa ke rumah duka Darmais, Jakarta Barat.

"Korban tewas satu orang, dengan luka tembak di kepala," kata Kapolres Jakarta Barat Komisaris Besar Suntana dalam jumpa persnya di ruangan Polres Jakarta Barat, Kamis (30/8/2012).

Ia mengatakan, korban ditembak saat melakukan perlawanan terhadap petugas. Saat petugas mencoba menghadang satu unit mobil yang berisi 10 penumpang, mobil tersebut tidak menghiraukan dan mencoba menabrak, kemudian petugas melakukan tembakan peringatan kepada mobil tersebut.

Tanpa peduli, mobil mencoba terus menabrak petugas, akhirnya petugas melepaskan tembakan ke roda mobil sehingga mobil berhenti. Dan, ketika berhenti, para penumpang melakukan perlawanan, akhirnya terjadilah penembakan. "Korban kritis bernama Lajuma Maswatu (28), kondisi kritis tertembak tembus dada menembus punggung kanan dan saat ini telah dirawat di RS Puri Indah, Kembangan, Jakarta Barat, sedangkan satunya tanpa identitas tertembak di kaki, mereka semua anak buah HS," ujarnya.

Sementara itu, Polres Jakarta Barat telah mengamankan 98 orang dari 104 tersangka. Enam orang dinyatakan bebas karena tidak mencukupi bukti-bukti. Mengenai brang bukti, Polres Jakarta Barat mengamankan 15 unit mobil, 87 jenis senjata tajam, dan 5 buah batang kayu. "Saat ini para tersangka akan kami bagi dua tahanan, di Polda dan di Polres Jakarta Barat," tutupnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau