Samsung: Kemenangan Apple Tak Pengaruhi Pasar Indonesia

Kompas.com - 31/08/2012, 08:46 WIB

 

KOMPAS.com - Kekalahan Samsung dalam sengketa paten melawan Apple di Amerika Serikat berpotensi membawa efek besar pada pihak yang kalah, namun pihak Samsung Electronics Indonesia meyakinkan bahwa kejadian tersebut tak  akan berdampak pada penjualan produk Samsung di Indonesia.

"Karena kejadiannya di Amerika Serikat sana, bukan di Indonesia. Ini jadi pelajaran juga buat kita dalam berinovasi, harus lebih memperhatikan konsumen" ujar Vice President Mobile Business Samsung Electronics Indonesia Andreas Motitzdalam acara peluncuran tablet Samsung Galaxy Note 10.1 di Jakarta, Kamis (30/8/2012) kemarin.

"Sayang sekali konsumen Amerika harus membayar lebih mahal untuk mendapatkan gadget," kata Andreas.

Menurut Andreas,  Indonesia adalah pasar yang penting bagi Samsung. Alasannya tidak jauh-jauh dari jumlah penduduk yang menyediakan pasar besar untuk produk-produk teknologi.

"Pertumbuhan pasar tablet di Indonesia luar biasa, hampir mencapai 500 persen dalam waktu kurang dari 1tahun," ujar Andreas, mengacu pada data antara Agustus 2011 hingga  Juli 2012 tanpa merinci angka persisnya. Samsung sendiri mengklaim menguasai 47 persen pangsa pasar tablet di Tanah Air.

Samsung dan Apple adalah dua rival besar yang terlibat perseteruan terkait hak paten di seluruh dunia. Minggu lalu, Samsung menderita kekalahan dari Apple di kasus pelanggaran paten dalam pengadilan di San Jose, Amerika Serikat.

Sebagai akibatnya, sejumlah produk buatan vendor Korea Selatan tersebut yang dinilai melanggar paten terancam tidak bisa dijual di Amerika Serikat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau