Jakarta, KOMPAS.com - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin secara terang-terangan menyatakan dukungannya kepada Calon Gubernur Fauzi Bowo. Namun ia tidak membenarkan dukungan tersebut mengatasnamakan lembaga.
"Saya memang mendukung Fauzi Bowo," ujarnya kepada wartawan saat ditemui di Kantor MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Jumat (31/8/2012).
Namun, Ma'ruf juga menegaskan bahwa dirinya tidak membenarkan jika dukungannya tersebut mengatasnamakan institusi terkait dukungan suara Pemilukada putaran kedua nanti.
"Untuk perorangan kami membenarkan agar mengimbau warga muslim dalam memilih pemimpin, namun bukan menggunakan nama lembaga," kata Ma'ruf.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa secara perorangan atau individu, merupakan kewajiban bagi seorang muslim untuk mengajak memilih pemimpin yang seiman. Namun secara tegas, ia mengatakan bahwa MUI tidak akan mengeluarkan fatwa-fatwa terkait Pemilukada DKI.
Selain itu, jika ada tausiyah yang mengajak warga muslim untuk memilih satu kandidat, dia menegaskan bahwa itu bukanlah tauziyah MUI, melainkan tausiyah dari para ulama dan habib.
"MUI tidak pernah mengimbau masyarakat untuk memilih satu kandidat tertentu, jika ada dalam sebuah pengajian atau tausiyah ada imbauan memilih berarti itu merupakan tausiyah para ulama dan habib," tutur Ma'ruf.
Pemilukada putaran kedua ini akan digelar pada 20 September 2012 nanti. Pasangan yang akan berlaga yaitu pasangan incumbent Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (Foke-Nara) dan pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahja Purnama (Jokowi-Ahok).
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang