Federer Sedih dan Puji Roddick sebagai Juara Wimbledon

Kompas.com - 31/08/2012, 16:50 WIB

NEW YORK, Kompas.com - Petenis nomor satu dunia, Roger Federer, mengaku sedih mendengar keputusan Andy Roddick yang pensiun usai Grand Slam AS Terbuka. Superstar Swiss ini pun menganggap Roddick sebagai "juara Wimbledon", meskipun petenis Amerika Serikat tersebut selalu gagal mengangkat trofi di All England Club karena selalu kalah darinya.

Federer dan Roddick tiga kali bertemu di final Wimbledon, yakni 2004, 2005, dan 2009. Sayang, semua kesempatan itu gagal membawa Roddick menjadi juara karena dia selalu kalah dari peraih 17 gelar grand slam tersebut. Pada pertemuan terakhir, pertarungan mereka berlangsung cukup panjang karena selesai dalam kedudukan 16-14 di set terakhir.

"Dia pantas mendapatkan gelar itu," ujar Federer, Kamis (30/8/2012). "Itulah yang saya katakan tentangnya pada 2009. Dia pantas meraih gelar ini. Menurutku, dia seorang juara Wimbledon, duta yang hebat untuk pertandingan.

"Saya berterima kasih kepadanya atas segala yang sudah diperbuat dalam olahraga di sini, di Amerika. Tak mudah setelah (Andre) Agassi, (Pete) Sampras, (Jim) Courier, (Michael) Chang, (Jimmy) Connors, (John) McEnroe.

"Sulit baginya waktu itu, tetapi saya pikir dia selalu melakukan yang terbaik, yang dia mampu. Itulah apa yang anda bisa minta dari seseorang seperti Andy."

Roddick, juara AS Terbuka 2003 dan mantan petenis nomor satu dunia, mengumumkan pengunduran diri tersebut tepat pada hari ulang tahunnya yang ke-30, Kamis.

"Menyedihkan. Itulah yang saya rasakan ketika Andy mengatakan kepadaku," tambah Federer.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau