Manchester, Jumat
Peluang pasukan Roberto Mancini untuk menang cukup besar. Selain karena akan didukung penuh suporternya, secara statistik The Citizens juga masih unggul atas QPR. Dalam dua pertemuan terakhir, Vincent Kompany dan kawan-kawan selalu menang dengan skor 3-2.
Kemenangan terakhir The Citizens atas QPR bahkan menjadi penentu gelar juara Liga Inggris musim lalu. Saat itu, City tampil heroik karena sempat tertinggal terlebih dahulu sebelum membalikkan keadaan pada masa perpanjangan waktu.
Kemenangan atas QPR, 13 Mei 2012, bahkan menjadi puncak drama Liga Inggris yang menegangkan karena saat itu Manchester United juga berpeluang menjadi juara. Sepakan Sergio Aguero mengakhiri drama yang indah untuk tim ”Biru Langit” musim lalu.
Sayang, pada laga kali ini Aguero tidak bisa dimainkan. Tim medis Manchester City menyebutkan, pemain asal Argentina itu masih belum pulih dari cedera. Selain Aguero, Mancini juga tidak bisa menurunkan Gareth Barry dan Micah Richards karena masalah yang sama.
Meski secara statistik Manchester City masih unggul, QPR tetap tidak boleh dianggap enteng karena tim yang sahamnya kini dimiliki pengusaha Malaysia, Tony Fernandes, itu baru saja mendapatkan beberapa pemain berkualitas dalam bursa transfer pemain.
Di bawah mistar gawang QPR akan berdiri mantan pemain Inter Milan, Julio Cesar. Pemain asal Brasil itu sudah menunjukkan kapasitas sebagai pemain hebat ketika ikut mengantarkan Inter menjuarai Liga Champions tahun 2010.
Selain Cesar, QPR sebelumnya sudah menambah kekuatan dengan merekrut mantan bek Chelsea, Jose Bosingwa, serta dua pemain Manchester United, Park Ji-sung dan Fabio da Silva.
Pada laga perdana Liga Inggris, QPR memang masih belum menemukan permainan yang diinginkan Pelatih Mark Hughes. Mereka kalah telak 0-5 dari Swansea City, yang saat ini bertengger di posisi puncak bersama Chelsea.
Namun, pada laga kedua, QPR sudah menunjukkan perbaikan performa yang signifikan dengan meraih hasil imbang 1-1 melawan tuan rumah Norwich City.
Kedatangan Julio Cesar bisa jadi semakin menambah motivasi pemain QPR. Apalagi, pihak manajemen juga sudah memastikan kedatangan pemain bintang asal Real Madrid, Esteban Granero. Meski belum bisa dimainkan dalam laga melawan Manchester City, kedatangan Granero membawa angin segar.
Selain Granero, QPR juga memboyong Sam Magri, pemain alumnus akademi sepak bola Portsmouth. Sebelumnya gencar dikabarkan Liverpool dan Chelsea juga tertarik memboyong pemain berusia 18 tahun itu sebelum QPR sukses menelikung.
”Kontrak Sam tersisa satu musim lagi dan mendapat kesempatan bergabung dengan klub Liga Primer Inggris,” kata Michael Appleton, bos Portsmouth.
Magri telah menandatangani kontrak dua musim bersama QPR setelah lolos tes medis.