Liga inggris

Manchester City Kejar Chelsea

Kompas.com - 01/09/2012, 05:50 WIB

Manchester, Jumat - Setelah tersendat karena ditahan seri di kandang Liverpool pekan lalu, Manchester City punya peluang untuk kembali tancap gas mengejar pemuncak klasemen, Chelsea. Syaratnya, ”The Citizens” harus mampu menaklukkan tamunya, Queens Park Rangers, di Stadion Etihad, Sabtu (1/9) ini.

Peluang pasukan Roberto Mancini untuk menang cukup besar. Selain karena akan didukung penuh suporternya, secara statistik The Citizens juga masih unggul atas QPR. Dalam dua pertemuan terakhir, Vincent Kompany dan kawan-kawan selalu menang dengan skor 3-2.

Kemenangan terakhir The Citizens atas QPR bahkan menjadi penentu gelar juara Liga Inggris musim lalu. Saat itu, City tampil heroik karena sempat tertinggal terlebih dahulu sebelum membalikkan keadaan pada masa perpanjangan waktu.

Kemenangan atas QPR, 13 Mei 2012, bahkan menjadi puncak drama Liga Inggris yang menegangkan karena saat itu Manchester United juga berpeluang menjadi juara. Sepakan Sergio Aguero mengakhiri drama yang indah untuk tim ”Biru Langit” musim lalu.

Sayang, pada laga kali ini Aguero tidak bisa dimainkan. Tim medis Manchester City menyebutkan, pemain asal Argentina itu masih belum pulih dari cedera. Selain Aguero, Mancini juga tidak bisa menurunkan Gareth Barry dan Micah Richards karena masalah yang sama.

Meski secara statistik Manchester City masih unggul, QPR tetap tidak boleh dianggap enteng karena tim yang sahamnya kini dimiliki pengusaha Malaysia, Tony Fernandes, itu baru saja mendapatkan beberapa pemain berkualitas dalam bursa transfer pemain.

Kehadiran Julio Cesar

Di bawah mistar gawang QPR akan berdiri mantan pemain Inter Milan, Julio Cesar. Pemain asal Brasil itu sudah menunjukkan kapasitas sebagai pemain hebat ketika ikut mengantarkan Inter menjuarai Liga Champions tahun 2010.

Selain Cesar, QPR sebelumnya sudah menambah kekuatan dengan merekrut mantan bek Chelsea, Jose Bosingwa, serta dua pemain Manchester United, Park Ji-sung dan Fabio da Silva.

Pada laga perdana Liga Inggris, QPR memang masih belum menemukan permainan yang diinginkan Pelatih Mark Hughes. Mereka kalah telak 0-5 dari Swansea City, yang saat ini bertengger di posisi puncak bersama Chelsea.

Namun, pada laga kedua, QPR sudah menunjukkan perbaikan performa yang signifikan dengan meraih hasil imbang 1-1 melawan tuan rumah Norwich City.

Kedatangan Julio Cesar bisa jadi semakin menambah motivasi pemain QPR. Apalagi, pihak manajemen juga sudah memastikan kedatangan pemain bintang asal Real Madrid, Esteban Granero. Meski belum bisa dimainkan dalam laga melawan Manchester City, kedatangan Granero membawa angin segar.

Selain Granero, QPR juga memboyong Sam Magri, pemain alumnus akademi sepak bola Portsmouth. Sebelumnya gencar dikabarkan Liverpool dan Chelsea juga tertarik memboyong pemain berusia 18 tahun itu sebelum QPR sukses menelikung.

”Kontrak Sam tersisa satu musim lagi dan mendapat kesempatan bergabung dengan klub Liga Primer Inggris,” kata Michael Appleton, bos Portsmouth.

Magri telah menandatangani kontrak dua musim bersama QPR setelah lolos tes medis.

(REUTERS/AFP/OTW)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau