Megawati: Soekarno-Hatta Patut Jadi Pahlawan Nasional

Kompas.com - 02/09/2012, 18:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum DPP PDI-Perjuangan, Megawati Soekarnoputri setuju jika Presiden dan Wakil Presiden pertama, Soekarno dan Mohammad Hatta diberi gelar pahlawan nasional. Bahkan, menurut Megawati, kalau bisa keduanya diberi gelar yang lebih tinggi dari pahlawan nasional.

"Saya sangat setuju karena beliau itu dibilang sebagai proklamator dan co-proklamator," kata Megawati di sela-sela acara halal bihalal PDI-Perjuangan di Jakarta, Minggu (2/9/2012).

Dia menanggapi rencana Pengurus Pusat Muhammadiyah yang akan mengusulkan ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk menjadikan Soekarno-Hatta sebagai pahlawan nasional. Selain Soekarno-Hatta, PP Muhammadiyah mengajukan tiga nama, yakni Ki Bagus Hadikusumo, Kasman Singodimedjo, dan Abdoel Kahar Moezakir.

Menurut Megawati, Soekarno-Hatta patut diberi gelar pahlawan nasional karena keduanya termasuk pendiri bangsa. Megawati yang juga putri Soekarno itu mengatakan, mereka yang menjadi proklamator dan co-proklamator tersebut belum mendapat status.

"De facto-nya ada sebutan proklamator dan co-proklamator. De jure-nya itu belum ada," tambahnya.

Julukan Bapak Proklamator untuk Soekarno-Hatta, menurut undang-undang, tidak termasuk gelar pahlawan nasional meski ada yang berpendapat lain.

Terkait dengan usulan menjadikan Soekarno-Hatta sebagai pahlawan nasional ini, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat, Taufik Kiemas menanggapi positif.

Kepada PP Muhammadiyah, Taufik yang juga suami Megawati itu berjanji akan menyerahkan usulan tersebut ke Presiden.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau