KOMPAS.com - Palang Merah Internasional (ICRC) mementingkan kondisi kemanusiaan di Suriah. Poin itulah yang menjadi bahan bagai Presiden ICRC Peter Maurer dalam kunjungan resminya ke Suriah selama tiga hari sejak Senin (3/9/2012). Bagi Maurer, kunjungan ke Suriah adalah kunjungan luar negeri pertamanya sejak dirinya memangku jabatan nomor satu di ICRC, tulis Xinhua.
Di Suriah, Maurer akan melakukan pembicaraan dengan Presiden Bashar al-Assad, Menteeri Luar negeri Walid Muallem, dan Menteri Kesehatan Salam al-Nayef. "Dari waktu ke waktu, warga sipil di Suriah menjadi korban kekerasan ekstrem," katanya.
Berangkat dari keprihatinan itu, ICRC dan Bulan Sabit Merah Suriah (SARC) merespon secara cepat permasalahan kemanusiaan tersebut. Sampai sekarang sejak awal 2012, terang Maurer, kedua pihak sudah mendistribusikan bantuan kemanusiaan untuk 800.000 warga Suriah. Kebanyakan dari mereka terpaksa meninggalkan rumah. "Kami juga menyiapkan segala upaya penyediaan air bersih bagi sekitar sejuta warga," demikian Peter Maurer.