JAKARTA, KOMPAS.com — Pelemahan bursa global semalam kembali menekan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan tengah pekan ini, Rabu (5/9/2012). Padahal, secara teknikal, indeks diharapkan ada pada fase positif untuk naik lebih tinggi.
Terpukulnya manufaktur di Amerika Serikat serta kekhawatiran atas langkah pembelian surat utang di negara-negara di Uni Eropa memberatkan bursa global. Bursa Wallstreet turun. Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 54,90 poin (0,42 persen) ke level 13.035,94. Indeks S&P500 menipis 1,64 poin (0,12 persen) ke level 1.404,94. Sementara Indeks Nasdaq naik 8,09 poin (0,26 persen) ke level 3.075,06. Kemarin IHSG ditutup turun 12 poin (-0,3 persen) ke level 4.105,25 dengan jumlah transaksi sebanyak 7,98 juta lot atau setara Rp 3,08 triliun.
Sektor infrastruktur berhasil positif di tengah penurunan sektor lainnya. Sektor infrastruktur menguat 0,52 persen. Tercatat sebanyak 76 saham menguat, 153 saham melemah, 85 saham tidak mengalami perubahan, dan 146 saham tidak diperdagangkan sama sekali. Investor asing tercatat melakukan pembelian bersih di pasar reguler sebesar Rp 38,93 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli antara lain BMRI, TLKM, BBRI, SMGR, dan KLBF.
Mata uang rupiah terdepresiasi ke Rp 9.588 per dollar AS. Menurut riset eTrading Securities, IHSG mengalami penurunan yang merupakan konsolidasi sehat setelah kenaikan yang cukup signifikan pada minggu lalu. Konsolidasi ini mampu bertahan di atas support konsolidasi uptrend di 4.090.
Secara teknikal MACD Histogram IHSG terlihat bahwa IHSG akan mengalami kenaikan diakibatkan peluang Golden Cross. Untuk perdagangan hari ini diperkirakan rentang IHSG berada pada level 3.960-4.040 sebagai support channel dan level 4.120-4.170 sebagai resistance channel dengan kecenderungan variatif dan sentimen positif. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah ASII, KLBF, dan BBRI.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang