Jelang pon 2012

NTT Targetkan 2 Emas Tinju di Riau

Kompas.com - 05/09/2012, 16:38 WIB

KUPANG, Kompas.com - Nusa Tenggara Timur (NTT) menargetkan perolehan dua medali emas di cabang olahraga tinju pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII 2012 di Riau.

Target perolehan medali emas ini didasarkan penilaian terhadap para atlet, setelah menjalani latihan dan melakukan try out di berbagai daerah di Tanah Air selama beberapa bulan terakhir ini. Demikian penuturan pelatih tinju PON NTT, Hermensen Ballo, di Kupang, Rabu (5/9/2012).

Hermensen yang adalah mantan petinju terbaik NTT, mengemukakan hal itu menjawab pertanyaan seputar target perolehan medali di PON, di sela acara pelepasan kontingen PON NTT oleh Gubernur NTT Frans Lebu Raya. Pada PON Riau ini, atlet tinju NTT yang lolos seleksi sebanyak tujuh atlet, termasuk tiga petinju wanita.

Ketujuh atlet tinju itu adalah petinju Maria Neolaka (putri) yang akan turun di kelas terbang 48 kg, Sri Devis M (putri) yang akan turun di kelas bantam 31 kg dan Imacula Lero (putri) turun di kelas ringan 57 kg. Sementara atlet tinju putra adalah Deny Hitaning akan berlaga di kelas layang 49 kg, Charles Tungga di kelas terbang 52 kg, Apris Neolaka akan bertarung di kelas Bantam 56 kg, Apniel Daniel turun di kelas ringan 60 kg dan Yesekial Lani akan tampil di kelas wolter ringan 64 kg.

Dia mengatakan, tekad untuk memberikan terbaik bagi daerah sudah menjadi kesepakatan bersama para pelatih dan atlet.

"Kami juga ingin menunjukkan bahwa di tengah keterbatasan-keterbatasan yang kami hadapi, kami mampu memberikan yang terbaik," tuturnya.

Gubernur NTT Frans Lebu Raya pada acara pelepasan para atlet NTT ke PON Riau meminta para atlet untuk memberikan yang terbaik bagi daerah ini.

"Saya harapkan, NTT bisa memperoleh medali lebih banyak dari PON Samarinda dan para atlet yang mampu menyumbangkan medali emas, akan memperoleh bonus Rp 50 juta," ujarnya.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau