Kediri

6.000 Santri Lirboyo Shalat Minta Hujan

Kompas.com - 06/09/2012, 14:32 WIB

KEDIRI, KOMPAS.com — Sekitar 6.000 santri dari Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Jawa Timur, menggelar shalat sunnah Istisqo' atau shalat memohon anugerah hujan, Kamis (6/9/2012) siang. Mereka berharap hujan segera datang agar menjadi berkah bagi lingkungan yang sejak beberapa waktu terakhir mengalami kekeringan akibat kemarau panjang.

Shalat yang dilakukan di lapangan areal pondok tersebut dipimpin langsung oleh KH Anwar Mansur, salah seorang pengasuh, dan digelar tepat saat matahari berada di atas kepala. Selain shalat yang terdiri dari dua rakaat itu, jemaah juga melantunkan doa-doa taubah.

KH Anwar Mansur mengatakan, ritual tersebut hanyalah bentuk kepedulian yang dilakukan pondok terhadap kondisi alam akibat kemarau saat ini. Diharapkan dengan berdoa dan meminta kepada Tuhan Yang Maha Esa, hujan segera turun sehingga masyarakat maupun lingkungan mendapat manfaatnya.

"Kita semata-mata berdoa, meminta yang terbaik bagi alam ini. Air dari sungai-sungai maupun sumur agar terisi kembali," kata pengasuh pesantren Hidayatul Mubtadiat, komplek Lirboyo, seusai memimpin doa.

Dampak musim kemarau ini juga berpengaruh langsung pada keseharian ribuan para santri. Mereka harus berhemat air agar rutinitas mereka tidak terganggu. "Di sini ada sekitar 10.000 santri. Sumber mata air yang ada debit airnya mulai menurun sehingga harus melakukan penghematan," kata Ahlis Faqih, Sekretaris Pesantren Lirboyo.

Ritual doa tersebut dilakukan sekitar 30 menit dan shalat akan digelar lagi setelah tidak ada hujan selama seminggu ke depan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau