Pon xviii riau

Gubernur: Runtuhnya Kanopi Tak Ganggu Jadwal Pertandingan

Kompas.com - 07/09/2012, 04:31 WIB

PEKANBARU, KOMPAS.com — Gubernur Riau HM Rusli Zainal menganggap insiden runtuhnya bangunan berupa kanopi bagian depan pada stadion tenis tidak akan mengganggu jadwal pertandingan yang telah diagendakan. "Insiden ini merupakan insiden kecil yang tidak usah dibesar-besarkan. Yang jelas Pekan Olahraga Nasional 2012 (PON 2012) tetap akan dilaksanakan dengan maksimal," kata Rusli di Pekanbaru, Jumat (7/9/2012) dini hari.

Rusli juga menjelaskan, insiden robohnya atap bangunan stadion tenis ini merupakan insiden yang tak disengaja akibat alam. "Yang roboh juga atap bagian depan, sementara arena pertandingan yang berada di dalam masih tampak kokoh dan siap pakai," katanya.

Gubernur menjelaskan, proyek stadion tenis yang terdiri dari tujuh lapangan tenis terbuka dan satu VIP itu merupakan proyek milik perusahaan yang memang turut serta pada PON di Riau. "Saya tadi sudah menginstruksikan bagaimana semuanya agar dapat dipulihkan. Pihak PTPN V juga diminta untuk melakukan pengecekan fisik secara teliti jangan sampai insiden sama kembali terjadi," katanya.

Rusli mengungkapkan, pihaknya juga akan mengusahakan untuk melakukan pengecekan fisik bangunan naas itu melalui ahli konstruksi eksternal perusahaan itu. "Hal itu untuk lebih meyakinkan bahwa bangunan benar-benar layak fungsi," katanya.

Gubernur menjelaskan, selain bangunan stadion tenis, pihaknya juga akan melakukan upaya yang sama terhadap semua arena pertandingan. "Jangan sampai insiden ini justru terjadi di arena-arena pertandingan lainnya," kata Rusli Zainal.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau