Pijatan Rangsang Produksi ASI

Kompas.com - 07/09/2012, 16:02 WIB

Kompas.com - Jaringan payudara berisi banyak pembuluh getah bening dan pembuluh darah. Jika pembuluh ini terhambat, aliran menjadi tidak lancar dan bisa membuat masalah. Pemijatan bisa membantu memperlancar sirkulasi cairan ini. Pijat payudara juga akan membersihkan saluran susu, sehingga susu mengalir lebih lancar dan cepat mengosongkan payudara, yang akhirnya memacu produksi ASI lebih berlimpah lagi.

Pijat payudara sebaiknya rutin dilakukan setiap hari, misalnya sambil mandi selama 20 menit (setiap sisi payudara selama 10 menit). Untuk merangsang produksi ASI, pijat payudara sebaiknya sudah rutin dilakukan sejak masa kehamilan.

Ikuti kiat pijat payudara seperti dikutip dari Journal of Human Lactation ini:

- Oleskan losion, misalnya minyak zaitun agar payudara tidak sakit dan kulit payudara lebih lembut.

- Mulai dengan memompa atau memencet lembut kelenjar getah bening di ketiak, untuk melancarkan aliran darah dan racun.

- Usap-usap payudara atau peras secara lembut untuk melancarkan aliran darah. Jangan menekan payudara terlalu kuat karena dapat merusak jaringan kelenjar.

- Jika payudara mulai terasa hangat, itu tandanya aliran darah mulai meningkat dan merupakan respon yang baik terhadap pijatan.

- Lakukan tekanan lembut mulai dari bagian tengah payudara dan buat beberapa hentakan kecil ke arah luar dari puting.

- Lakukan pijatan lembut dengan gerakan memutar, mula-mula searah jarum jam, kemudian ganti menjadi berlawanan arah jarum jam. Lakukan ganti-ganti gerakan ini sekitar 10 kali.

- Lakukan pijatan dengan gerakan spiral menggunakan ujung tiga jari tengah, dari tepian payudara ke arah puting. Lakukan perlahan hingga seluruh payudara terpijat merata, untuk merangsang produksi ASI.

- Jangan lupa oleskan minyak zaitun (baby oil) ke puting lalu dipencet-pencet lembut. Ini untuk mengeluarkan banyak kotoran semacam komedo yang dapat menyumbat keluarnya aliran ASI.

- Lakukan kompres hangat pada payudara dengan handuk atau waslap. Tempelkan handuk hangat pada payudara, tekan-tekan secara perlahan. Kompres hangat membantu ibu rileks dan merangsang oksitosin.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau