Frustrasi, Sharapova Inginkan Es Krim

Kompas.com - 08/09/2012, 12:49 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com — Petenis Rusia, Maria Sharapova, mengaku ingin mengonsumsi es krim dan melupakan kekalahannya dari Victoria Azarenka di semifinal AS Terbuka.

Sharapova gagal ke final AS Terbuka setelah dikalahkan Azarenka, 6-3, 2-6, 4-6. Sharapova mendominasi pertandingan yang berlangsung dua jam 42 menit, tetapi ia kemudian melakukan 42 unforced errors yang harus dibayar mahal dengan kekalahan.

"Saat ini yang saya inginkan hanyalah mencari truk es krim yang selalu mangkal di sudut hotel saya," kata Sharapova yang kini menempati peringkat tiga dunia. "Truk itu benar-benar menghantui saya."

Sharapova mengaku kekalahannya terjadi karena ia gagal mengambil banyak kesempatan dan bahkan gagal melakukan pengembalian servis yang sempurna. "Terutama di set ketiga, saya banyak melakukan kesalahan dalam pengembalian servis," lanjutnya.

Meski kalah, Sharapova mengaku cukup puas dengan pencapaiannya tahun ini. "Saya cukup puas dengan hasil tahun ini," kata Sharapova.

Tahun ini, Sharapova menjuarai Perancis Terbuka, runner-up di Australia Terbuka, dan merebut medali perak Olimpiade London 2012. Sharapova juga sempat menempati peringkat satu dunia seusai keberhasilannya menjuarai Perancis Terbuka.

"Saya peringkat tiga dunia saat ini, sempat menempati peringkat satu, menjuarai turnamen grand slam lagi. Jadi saya cukup puas dengan hasil ini," lanjutnya.

Karena itulah, sebelum meninggalkan New York, Sharapova ingin memanjakan keinginannya menikmati es krim kota itu. "Saya pilih rasa vanila dengan taburan warna pelangi."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau