Prabowo: Saya Siap Menerima Amanat Menjadi Capres

Kompas.com - 08/09/2012, 13:20 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Prabowo Subianto, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon presiden dalam Pemilihan Presiden 2014. Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam acara halalbihalal Persatuan Tionghoa Indonesia Raya (Petir) dengan Pondok Pesantren KH Abdurrahman Wahid Soko Tunggal di Ragunan, Jakarta (8/9/2012).

"Saya siap menerima amanat saudara-saudara menjadi capres sebagai tugas," kata Prabowo dalam acara yang dilangsungkan di Kantor DPP Gerindra.

Dia mengatakan, bagi sebagian politisi, keinginan untuk menjadi presiden mungkin untuk mencari keuntungan pribadi. Hal itu berbeda dengan dirinya yang ingin mengemban kepercayaan dan tugas rakyat.

"Sesungguhnya saya menganggap harapan itu tantangan dan panggilan yang tidak ringan. Saya tidak ingin jabatan itu untuk kepentingan pribadi saya," kata Prabowo.

Sebelumnya, Ketua Umum Petir Budi Tjahyono Prawiro dan Pimpinan Ponpes Soko Tunggal KH Nuril Arifin Husein atau Gus Nuril meminta kesediaan Prabowo untuk menjadi capres. Mereka menilai Prabowo sebagai tokoh pemersatu yang bisa memayungi kepentingan seluruh rakyat.

Acara halalbihalal dihadiri massa dari Partai Gerindra yang datang dengan mengenakan baju kotak-kotak. Dalam acara tersebut juga hadir Ketua Umum Gerindra Suhardi, politisi Gerindra Permadi, pengusaha Mooryati Sudibyo, serta artis Krisdayanti dan Ayu Azhari.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau