Pon 2012

Tukang Ojek Panen Rezeki, Harga Sewa Naik Dua Kali Lipat

Kompas.com - 08/09/2012, 16:48 WIB

PEKANBARU, KOMPAS.com — Kalangan tukang ojek yang beroperasi di Pekanbaru, Riau, kebanjiran penyewa atau "panen" jelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII/2012.

Seperti yang dialami Budi, pengojek yang kerap mangkal di pertigaan Jalan Bukit Barisan-Harapan Raya. Dia mengakui telah mendapatkan pesanan sewaan selama dua minggu ke depan.

Ia pun tak ketinggalan untuk memanfaatkan momentum kegiatan multicabang olahraga nasional itu dengan menaikkan tarif sewa ojek yang menyewanya.

"Kalau di hari-hari biasa harganya Rp 70.000. Karena ini PON, naik menjadi Rp 150.000 per hari, belum termasuk bensin," katanya, Sabtu (8/9/2012).

Budi bahkan menetapkan jam kerjanya yang telah disepakati antarkedua pihak, di mana jam antar dan jemput hanya berlaku sejak pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB.

"Di luar jam kerja, ada tarif tambahan, yakni Rp 5.000 per jam," katanya.

Dia mengaku mendapat penyewa dari kalangan pelancong asal Jawa Tengah dan kontrak telah dimulai sejak beberapa hari terakhir.

"Uangnya dibayar di depan karena saya tidak kenal penyewa ini. Terlebih dia orang luar daerah, takut nanti enggak dibayar," katanya.

Budi pun memperkenalkan beberapa rekanan sesama pengojek yang juga mendapatkan pesanan sewa dari kalangan pendatang luar daerah yang memiliki kepentingan terkait PON di Pekanbaru.

Salah satunya Heru Pranoto, yang mengaku juga mendapat sewaan dengan hitungan per dua pekan sekaligus.

"Antar jemput penyewa hanya berlaku untuk di dalam kota. Kalau ke luar Pekanbaru ada juga tambahan biayanya," kata dia.

Dia pun mengakui, PON telah memberi dampak positif bagi perekonomian keluarganya.

"Kalau hari-hari biasanya palingan kami hanya mangkal di simpang ini. Itu pun penyewanya kembang kempis," katanya.

Bahkan dalam sehari, demikian Heru, hanya ada tiga penyewa dan hanya mendapatkan omzet tidak lebih dari Rp 40.000 mengingat hanya pengantaran.

"Kalau bisa ada PON di Riau terus-menerus jadi kami bisa untung. Kami dukung PON Riau," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau