Afganistan

Bom Bunuh Diri di Markas NATO, Enam Tewas

Kompas.com - 08/09/2012, 16:56 WIB

KABUL, KOMPAS.com — Sebuah aksi bom bunuh diri terjadi di dekat markas pasukan koalisi NATO di ibu kota Afganistan, Kabul, Sabtu (8/9/2012), yang menewaskan sedikitnya enam orang dan melukai lima lainnya.

Meski belum diperoleh laporan terkait korban jiwa di antara pasukan koalisi, tetapi di antara korban tewas terdapat beberapa orang anak-anak pedagang asongan yang berada di dekat lokasi.

Seorang juru bicara pasukan koalisi kepada Reuters mengatakan, pelaku bom bunuh diri itu menggunakan sepeda motor dan menabrakkan dirinya di dekat gerbang masuk pangkalan.

Serangan itu terjadi saat sejumlah pejabat tinggi Afganistan berkumpul di Kabul untuk memperingati 11 tahun meninggalnya tokoh anti-Taliban, Ahmad Shah Massoud.

Ledakan bom itu terdengar hingga kawasan diplomatik Kabul yang banyak ditempati kedutaan besar negara-negara Barat, tak lama setelah Wakil Presiden Mohammad Qasim Fahim menyelesaikan pidatonya.

Pasukan keamanan Afganistan segera mengamankan lokasi ledakan dan menutup Kedutaan Besar Italia yang berada di dekat lokasi ledakan.

"Itu adalah serangan bom bunuh diri," kata juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afganistan, Sediq Sediqi, kepada AFP.

Seorang perwira polisi menambahkan, korban tewas sebagian besar adalah anak-anak yang berjualan di dekat markas pasukan koalisi.

"Sebagian besar korban tewas adalah anak-anak yang berjualan di depan gerbang pangkalan," kata perwira itu.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Kabul Jenderal Ayub Salangi mengatakan, pelaku bom bunuh diri adalah remaja berusia 16 tahun.

"Pelakunya seorang remaja berusia 16 tahun," kata Salangi.

Sementara itu, juru bicara pasukan koalisi memastikan serangan bom bunuh diri itu tidak merusak markas pasukan koalisi (ISAF) atau melukai personel militer.

"Tidak ada korban pasukan ISAF dan semua bangunan ISAF dalam kondisi aman," kata juru bicara ISAF, Mayor Adam Wojack.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau