Pilkada cilacap

6.380 Personel Keamanan Diterjunkan

Kompas.com - 09/09/2012, 13:11 WIB

CILACAP, KOMPAS.com - Sebanyak 6.830 personel keamanan dikerahkan untuk mengamankan jalannya Pemilihan Umum Kepala Daerah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Minggu (9/9/2012) ini. Aparat pengamanan terdiri dari unsur kepolisian mencapai 1.000 personel. Sisanya dari unsur TNI AD dan AL, Satpol PP dan anggota Linmas.

Menurut Kepala Kepolisian Resor Cilacap, Ajun Komisaris Besar Rudi Darmoko, pengamanan ini didukung fasilitas kendaraan seperti kendaraan taktis, tank baja, ampibi, water canon dan lainnya.

"Jumlah personel yang ada mayoritas mengamankan jalannya pilkada secara langsung. Selain itu ada juga yang diperbantukan dari luar wilayah. Pasukan ini di antaranya Pasukan Huru Hara dan Tim Penjinak Bom dari Brimob Polda Jateng sebanyak 220 personil atau 2 Satuan Setingkat Kompi (SSK)," jelasnya.

Rudi menyatakan, dari 3.066 TPS yang ada di Cilacap 110 TPS berada dalam kategori rawan 1 dan 51 TPS rawan 2. TPS kategori rawan 1 yakni yang berada di minimal 10 kilometer dari kantor kepolisian atau pos Polisi, sedangkan rawan 2, TPS yang berada lebih dari 10 kilometer dari Kantor atau Pos Polisi.

Dikatakannya, untuk TPS rawan 1 akan di jaga dua polisi dan 8 Linmas untuk menjaga, sedangkan pada TPS Rawan 2, pihaknya menerjunkan dua polisi dan 4 Linmas untuk. Sebuah helikopter juga disiapkan melakukan pemantauan udara.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau