Mayat Bayi Ditemukan di Pinggir Sungai

Kompas.com - 09/09/2012, 15:19 WIB

KEDIRI, KOMPAS.com - Sesosok bayi yang diperkirakan masih berusia 6 bulan ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di tepi sungai Brantas, Kelurahan Mojoroto Gang 3, Kota Kediri, Jawa Timur, Minggu (9/9/2012) pagi. Polisi kini masih melakukan penyelidikan untuk mencari pelaku pembuang bayi itu.

Mayat bayi tersebut kali pertama ditemukan oleh Katit (53), warga setempat, yang sedang beraktivitas di sekitar sungai. Katit kemudian melaporkan penemuan itu ke perangkat kelurahan dan diteruskan ke kepolisian. Saat ditemukan, kondisi tubuh bayi laki-laki itu sudah dalam keadaan sedikit membengkak dan beberapa bagian kulitnya melepuh diduga karena lama berada di dalam air. Bayi berkulit warna sawo matang itu juga masih lengkap dengan ari-arinya.

Polisi yang datang lalu melakukan olah tempat kejadian perkara dan kemudian mengevakuasi jenazahnya ke Rumah Sakit Umum Daerah Gambiran untuk dilakukan visum.

"Saat ini petugas masih melakukan penyelidikan, dan kita juga menunggu hasil visum yang dilakukan rumah sakit," kata Komisaris Dodik Eko Wijayanto, kepala Polsek Mojoroto.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau