Dayung pon 2012

Papua Raih Dua Emas Dayung

Kompas.com - 09/09/2012, 16:03 WIB

KUANTAN SINGINGI, KOMPAS.com - Kontingen Papua berhasil menggaet dua emas dari tiga nomor yang digelar Minggu (9/9/2012). Dengan hasil itu, peta perolehan medali cabang dayung Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau kian merata.

Dua emas Papuas berasal dari nomor kayak dua (K2) dan kayak empat (K4) putri 500 meter. Di nomor K2, duet Emelia Deau dan Erni Sokoy meraih emas setelah menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 1 menit 54,593 detik.

Pasangan Jawa Barat, Kanti dan Siti Mariam meraih perak K2 dengan catatan waktu 2 menit 00,443 detik. Sementara Ririn dan Aidah (Jawa Tengah) meraih perunggu dengan 2 menit 2,353 detik.

Emas Papua lain disumbang oleh kuartet Loisa Enok, Viodita Sokoy, Yoke Entong, dan Yolanda Entong di nomor K4. Mereka tercepat dengan catatan waktu 1 menit 50,118 detik. Catatan itu lebih cepat dari hasil kuartet Riau (perak- 1 menit 51,283 detik) dan Jabar (perunggu- 1 menit 51,393 detik).

Satu emas lain yang diperebutkan hari ini di arena dayung Danau Kebun Nopi Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi, yakni kayak tunggal (K1), diraih Masrifah (Jabar).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau