Dua Kelompok Pemuda di Palopo Tawuran

Kompas.com - 09/09/2012, 16:05 WIB

PALOPO, KOMPAS.com - Aksi saling serang lampar batu antara dua kelompok pemuda terjadi di Kelurahan Mancani, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Minggu (9/9/2012). Beberapa rumah warga serta kantor Kecamatan Mancani juga tak luput dari lemparan batu.

Peristiwa bermula saat Dede, pemuda asal Lorong Uri mengaku dicegat oleh beberapa pemuda desa tetangganya dan diperlakukan kasar oleh mereka. Karena tidak terima diperlakukan dengan tidak wajar, akhirnya Dede bersama rekannya yang berboncengan sepeda motor, mengadu ke sesama pemuda Lorong Uri.

Tak berserang lama, puluhan pemuda Lorong Uri kemudian mendatangi Kelurahan Mancani dan berniat mencari pelaku yang mencegat rekan Dede. Keributan pun tak dapat dihindari antar kedua kelompok pemuda tersebut. Dengan menggunakan batu, kedua kelompok pemuda saling serang.

Akibat tawuran itu, beberapa orang mengalami luka lebam akibat terkena lemparan batu. Selain itu, aksi tawuran ini juga mengakibatkan rumah warga yang berada di sekitar lokasi tawuran rusak terkena lemparan batu. Bahkan kantor Kecamatan Mancani juga tak luput dari lemparan batu dari kedua kelompok yang berseteru.

Aksi tawuran ini redam setelah aparat dari Polsek Telluwanua tiba di lokasi, dan melerai kedua kelompok pemuda yang saling lempar batu itu. Menghindari tawuran susulan, polisi disiagakan di sekitar lokasi.

Menurut informasi yang dihimpun di lokasi tawuran, tawuran antar warga mancani, bukan hanya kali ini saja terjadi. Pada 2011 lalu, aksi tawuran antarwarga juga terjadi yang berujung aksi pembakaran beberapa rumah warga.

"Sudah sering terjadi perang antara warga di sini," ungakap Novi, salah seorang ibu rumah tangga yang bermukim di Mancani.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau