Dicabut Gigi Atas Tanpa Rontgen, Amankah?

Kompas.com - 10/09/2012, 06:26 WIB

TANYA :

Dok, saya mau tanya mengenai masalah gigi di belakang geraham saya yang akan dicabut. Apakah pencabutan dapat berisiko? Dokter menganjurkan dicabut kedua gigi atas di belakang geraham tanpa difoto rontgen sebelum dipasang behel. Setahu saya, di tempat dokter lain sebelum cabut mereka rontgen dulu! Tetapi di tempat saya konsultasi, dokternya langsung ingin mencabutnya. Ketika saya bertanya apakah tidak berbahaya, dokternya hanya tersenyum dan menjawab “Gak apa-apa, aman kok cabut gigi atas tanpa rontgen”! Jadi, bagaimana menurut dokter, kira-kira aman apabila tanpa dirontgen? Apakah tidak mempengaruhi saraf dan sebagainya!

(Ani, 26, Banjarmasin)


JAWAB :

Hai Ani,

Anda akan dilakukan pencabutan gigi di belakang geraham, berarti mungkin maksud anda adalah gigi geraham kedua (gigi geraham ada 3 buah di tiap regionya, yaitu geraham satu, geraham dua, dan geraham tiga).

Prosedur yang aman untuk melakukan pencabutan gigi memang memerlukan tindakan foto rontgen gigi terlebih dahulu. Macam-macam foto rontgen gigi yang biasanya diperlukan dalam prosedur pencabutan gigi ada 2 macam, yaitu foto rontgen panoramik dan foto periapikal.

Foto panoramik termasuk foto ekstraoral (di luar mulut), yaitu prosedur foto rontgen dengan meletakkan film atau sensor di luar mulut. Foto panoramik berfungsi mendeteksi adanya retak tulang rahang bawah, dan kelainan tulang rahang bawah lainnya.

Sedangkan foto periapikal termasuk foto intraoral (di dalam mulut), yaitu prosedur foto rontgen dengan meletakkan film di dalam mulut. Foto periapikal berfungsi melihat secara spesifik salah satu gigi dan jaringan pendukungnya.

Seorang Dokter Gigi bisa saja mencabut gigi tanpa panduan foto rontgen gigi terlebih dahulu. Hal ini memungkinkan pada saat kondisi klinis gigi dengan posisi normal, tidak miring, terletak dalam lengkung giginya, serta saat diyakini tidak akan ada komplikasi pencabutan.

Namun, untuk lebih amannya, sebaiknya dilakukan foto rontgen gigi terlebih dahulu. Posisi akar gigi yang tidak terlihat secara langsung oleh Dokter Gigi, hanya dapat terlihat melalui bantuan foto rontgen gigi.

Sedangkan masalah komplikasi pencabutan gigi geraham atas, dapat anda lihat pada jawaban konsultasi tanggal 29 Juni 2012 mengenai risiko mencabut gigi geraham.

Demikian Ani, semoga cukup jelas dan memuaskan.

Salam gigi sehat.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau