JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur Jakarta Fauzi Bowo membantah adanya isu SARA yang menyangkut pemilihan Gubernur DKI 2012. Menurutnya, isu tersebut hanya mindset orang yang kurang tepat.
"Nggak ada tempat buat SARA di Jakarta. Mungkin mindset orang-orang itu saja yang kurang tepat. Di benak saya, tidak ada yang namanya SARA," kata gubernur yang akrab disapa Foke itu, selepas membuka acara Turnamen Taiji dan Qigong Internasional di Jakarta, Senin (10/9/2012).
Foke pun mempertanyakan orang-orang yang meniupkan isu SARA terhadap dirinya. Menurutnya, orang-orang yang meniupkan SARA tidak pantas tinggal di Jakarta.
"Kalau ada orang yang berpikiran seperti itu, silakan pindah dari Jakarta. Nanti saya cabut KTP-nya," ujar gubernur lulusan tata kota di Jerman tersebut.
Foke juga menyangkal isu yang mengatakan dirinya tidak setuju dengan pelaksanaan pemilu yang adil dan damai.
"Saya ini 5 tahun menjaga Jakarta aman, nggak gampang lho. Masa sekarang dikatakan saya tidak setuju pemilu yang aman, adil, dan damai," ucapnya.
Foke juga sedikit menyinggung isu kebersihan, terutama sampah di DKI Jakarta. Foke mengimbau agar seluruh elemen masyarakat ikut serta membantu Pemda DKI.
"Marilah kita sama-sama membersihkan DKI Jakarta dari sampah," ajaknya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang