Piala dunia 2014

Italia Mencari Karakter Permainan

Kompas.com - 11/09/2012, 03:33 WIB

Roma, Senin - Skuad tim nasional Italia menjalani sesi latihan yang padat di Coverciano, Florence, setelah bermain 2-2 di Stadion Vasilij Levski, Sofia, kandang Bulgaria. Finalis Piala Eropa 2012 itu mencari karakter permainan yang hilang di laga pembuka kualifikasi Piala Dunia 2014 Brasil Zona Eropa.

Pelatih tim ”Azzurri”, Cesare Prandelli, kembali menekankan karakter penguasaan bola yang sukses membawa Italia ke final Piala Eropa melawan Spanyol.

Italia kehilangan karakter penguasaan bola yang dibangun oleh Prandelli saat melawan Bulgaria. Lini tengah juara dunia 2006 ini kehilangan kesabaran dan lebih banyak memainkan bola-bola panjang.

”Penampilan kami di Sofia tidak cukup, negatif,” kata Prandelli yang merevolusi permainan Italia menjadi lebih menyerang.

”Ini menunjukkan, Anda bisa lupa terhadap yang telah dipelajari. Kami bermain terlalu banyak bola-bola panjang,” ujar mantan gelandang Juventus ini.

”Kami perlu kembali pada konsep yang kami asah dalam dua bulan ini,” ujar pelatih berusia 55 tahun ini.

Italia kehilangan dua poin di Sofia dan mengejar poin penuh saat menjamu tim lemah Malta di Modena, Selasa (11/9). Italia, yang di Grup B bersama Armenia, Bulgaria, Ceko, Denmark dan Malta, mengejar posisi juara grup agar langsung ke Brasil. Eropa mendapat jatah 13 tim, dengan 9 juara grup otomatis ke putaran final. Sementara empat tiket lain ke Brasil diperebutkan delapan peringkat kedua terbaik dengan menjalani putaran kedua.

Osvaldo lagi

Prandelli, yang menerapkan formasi 3-5-2 saat melawan Bulgaria, kemungkinan besar akan kembali ke formasi 4-3-1-2. Formasi ini berjalan mulus di Piala Eropa 2012, lini depan lebih tajam dan tidak kehilangan kekuatan di lini pertahanan.

Prandelli belum bisa menurunkan duet bomber, Antonio Cassano dan Mario Balotelli. Dia kembali memasang Pablo Osvaldo. Bomber AS Roma yang memborong dua gol saat melawan Bulgaria itu bisa dipasangkan dengan Mattia Destro yang mengisi posisi Sebastian Giovinco.

”Osvaldo salah satu pemain saya yang tampil sangat baik, saat ini dia bisa membuat perubahan,” kata Prandelli.

Gelandang serang Alessandro Diamanti akan beroperasi di belakang dua ujung tombak Italia. Pencetak gol penentu kemenangan Italia atas Inggris di Piala Eropa 2012 itu akan menjadi penghubung pengatur permainan Andrea Pirlo dan lini depan.

”Pada Selasa kami harus menemukan kembali identitas kami,” kata Prandelli optimistis.

(Reuters/AFP/ANG)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau