Penjualan Komputer di Indonesia Lesu

Kompas.com - 11/09/2012, 17:52 WIB

Ilustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Penjualan komputer di Indonesia mengalami penurunan pada kuartal 2 tahun 2012, menurut data International Data Corporation (IDC).

Penurunan mencapai 6,3% dibandingkan kuartal sebelumnya. Sedangkan jika dibandingkan tahun lalu, terjadi penurunan 3,6% atau 1,3 juta unit komputer.

Dalam siaran persnya yang diterima KompasTekno, Selasa (11/9/2012), IDC menjelaskan faktor utama penurunan ini disebabkan oleh berkurangnya permintaan di segmen komersial, yang merosot 22% secara berurutan.

Sejumlah proyek publik yang tertunda, terutama di bidang pendidikan, juga menjadi faktor penurunan penjualan komputer di Indonesia pada kuartal 2 tahun 2012. Sementara perusahaan swasta, menunggu hingga nilai tukar rupiah membaik sebelum mereka membeli komputer baru.

"Pasar komputer komersial di Indonesia sangat menderita pada kuartal 2 tahun 2012, karena banyak sektor publik yang menunda dan merevisi anggaran. Fluktuasi nilai mata uang yang sedang berlangsung juga memberi dampak signifikan terhadap sektor swasta, perusahaan menunda penyegaran siklus komputer mereka sampai mata uang lebih stabil," jelas Deddie Sionader, Analis Pasar Perangkat Klien IDC Indonesia.

Deddie menambahkan, penurunan penjualan komputer di Indonesia juga dipengaruhi oleh meningkatnya minat konsumen terhadap smartphone dan tablet. Hal ini dibuktikan oleh tingginya penjualan smartphone dan tablet pada ajang pameran komputer.

Meski penjualan komputer menurun, para vendor tetap meningkatkan jajaran produk konsumen mereka. Dibandingkan tahun lalu, penjualan komputer kuartal 2 tahun ini naik sebesar 5%.

Menurut data IDC, Acer masih memimpin pasar komputer di Indonesia, diikuti oleh Asus. Posisi 3 yang sebelumnya ditempati Hewlett-Packard (HP), kini diganti oleh Toshiba.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau