Prasarana Perumahan Dibangun Pengembang

Kompas.com - 11/09/2012, 19:05 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Perumahan Rakyat menyerahkan sepenuhnya pembangunan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) perumahan bersubsidi, meliputi jalan dan saluran, kepada pengembang rumah bersubsidi. Dengan demikian, pembangunan PSU perumahan diharapkan terlaksana lebih cepat dan berkualitas.

"Pembangunan PSU perumahan akan dilaksanakan oleh pengembang dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Kemenpera," ujar Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz saat membuka kegiatan Sosialisasi Hunian Berimbang dan Pelaksanaan PSU Tahun 2012 di Jakarta, Selasa (11/9/2012).

Menurut Djan Faridz, dulu pembangunan PSU perumahan dilaksanakan oleh kontraktor dengan tender di Kemenpera. Namun, di lapangan banyak terjadi kekurangan serta keluhan dari para pengembang karena kualitas pekerjaan tidak memenuhi kebutuhan pengembang. Akibatnya, pengembang harus keluar biaya tambahan untuk pembenahan PSU yang tidak beres. Karena itu, pihaknya melakukan terobosan kebijakan agar pengembang perumahan bisa membangun sendiri PSU di lokasi perumahan yang mereka bangun dengan sistem pembayaran di belakang (reimburst).

"Dengan penyerahan pembangunan PSU kepada pengembang, tidak ada alasan lagi bagi para pengembang bahwa PSU yang dibangun tidak memadai," ujarnya. Besar anggaran PSU adalah Rp 6,5 juta per unit rumah. Tahun 2012, jumlah alokasi anggaran PSU direncanakan sebanyak 145.000 unit. Persyaratan pengembang yang bisa membangun PSU, yakni memiliki surat izin usaha jasa konstruksi (SIUJK). Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2012 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah, pekerjaan pengadaan PSU di lingkungan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) memungkinkan dilaksanakan dengan mekanisme pengadaan melalui penunjukan langsung kepada pengembang yang bersangkutan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau