Pernah Coba Belalang Goreng? Rasanya Gurih...

Kompas.com - 12/09/2012, 07:34 WIB

KOMPAS.com — Kalau Anda berkunjung ke Gunung Kidul, Yogyakarta, jangan kaget kalau disuguhi camilan belalang goreng. Warga Gunung Kidul sudah biasa makanan camilan binatang terbang tersebut.

Di pinggir jalan utama antara Yogyakarta menuju Gunung Kidul ada kawasan hutan jati di mana banyak dijual belalang goreng hidup yang direnteng di tali dan siap untuk digoreng. Penjualnya memarkir sepeda motornya dan belalang yang dijual digantung di setang motornya.

Harga belalang hidup satu renteng isi lima ikat bisa seharga Rp 30.000 dan penjualnya mencari belalang dengan memakai tongkat jaring di sekitar ladang dan hutan jati di daerah gersang tersebut.

Melihat dari jauh saja belalang yang masih hidup bergoyang-goyang dan membayangkan memakannya setelah digoreng sudah merasa geli dulu di leher.

Belalang goreng berwarna kecoklatan dan suaranya kriuk-kriuk bila digigit. Tetapi, teman yang berasal dari Gunung Kidul memaksa penulis mencicipi satu ekor saja yang sudah digoreng. Rasanya cukup gurih terasa seperti udang goreng.

Sebelum digoreng, belalang dibersihkan dulu dan diberi bumbu garam serta bawang putih, kemudian digoreng dengan minyak panas. Warna belalang hidup yang hijau langsung berubah berwarna kecoklatan setelah matang digoreng.

Warga Gunung Kidul juga suka menyantap belalang goreng bersama nasi dan sayur lodeh yang menjadi padanan lauk yang pas.

Mereka percaya ada protein khusus dari belalang tersebut. Bagi yang suka alergi makanan dianjurkan minum obat anti-alergi dulu sebelum makan belalang goreng yang konon tidak ada di kota lain.

Ada teman penulis yang berasal dari Gunung Kidul sering memesan belalang goreng siap santap kepada keluarga atau sahabatnya yang pulang kampung. Harga per stoples Rp 25.000 sudah sampai Jakarta. Tetapi, karena kangen makanan belalang goreng yang tidak ada di Jakarta, maka berapa pun harganya pasti dibeli. (Asita DK Suryanto, email: asita@djojokoeosoemo.com)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau