Sosialisasi Pilgub, KPUD Parepare Pakai Tukang Sayur

Kompas.com - 12/09/2012, 09:38 WIB

PAREPARE, KOMPAS.com - Memasuki tahapan sosialisasi dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Geburnur Sulawesi Selatan 2013 mendatang, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Parepare pun melakukan tahapan sosialisasi.

Anggota KPUD Parepare, Divisi Sosialisasi Abdul Azis merencanakan akan memakai tenaga tukang sayur keliling untuk membantu sosialisasi pada empat pesta demokrasi mendatang. Hal ini terlihat saat ia memanggil bebarapa tukang sayur keliling, di depan kantor KPUD Parepare, Rabu (12/9/2012) pagi ini.

"Sosialsiasi nantinya kita gunakan, agak sedikit berbeda dengan sosialiasai seperti kemarin, kali ini kita akan menggunakan tenaga tukang sayur keliling. Kenapa mereka (tukang sayur), karena mereka menjual sayur dengan memakai pengeras suara, " ujar Azis.

Pengeras suara ini, kata Azis, nantinya akan dihubungkan dengan sebuah pemutar flashdisk yang berisi iklan audio. "Script tersebut nantinya berisi pesan seperti, 'sudahkan anda mendaftarkan diri sebagai pemilih, jika belum segera daftarkan diri anda di PPS di tempat anda'," kata Azis.

"Tidak hanya tukang sayur, nantinya kita juga akan mencoba dengan tukang es krim," ungkap Azis.

Sementara, pedagang sayur keliling terlihat sangat antusias terhadap, niat yang disampaikan anggota KPUD Parepare. "Kita akan merasa senang, membantu apalagi ini demi kepentingan umum," ujar Kuneng, salah seorang pedagang sayur. "Kalau kita memasuki perkampungan dengan suara iklan pemilu, bahwa kita sudah datang, pasti itu suatu hal yang berbeda," sambung Kuneng.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau