BEKASI, KOMPAS.com - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menyalurkan kredit investasi senilai Rp 250 miliar kepada PT Metropolitan Land Tbk (Metland) untuk membiayai pembangunan pusat perbelanjaan Grand Metropolitan di kawasan Bekasi. Kredit tersebut berjangka waktu 66 bulan dengan masa tenggang (grace period) 24 bulan.
Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Fransisca Nelwan Mok berterus terang, properti merupakan sektor sangat menjanjikan seiring membaiknya tingkat kesejahteraan masyarakat.
“Pada segmen kelas menengah misalnya, kebutuhan hunian yang modern, lengkap dan terintegrasi dengan pusat perbelanjaan terus meningkat. Inilah salah satu alasan kami menjadikan properti sebagai salah satu sektor yang prospektif untuk pembiayaan ke depan,” kata Fransisca di Jakarta, Rabu (12/9/2012).
Kerja sama finansial ini, lanjut Fransisca, juga merupakan bentuk dukungan Bank Mandiri kepada Metland dalam mengembangkan dan memperluas pangsa pasar.
"Kami berharap dapat memperkuat kerja sama ini dalam bentuk layanan perbankan lainnya, termasuk dengan jaringan bisnis Metland," ujarnya.
Properti kelas atas Presiden Direktur Metland Nanda Widya mengaku, Grand Metropolitan merupakan properti komersial Metland yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menengah atas di kawasan Bekasi dan sekitarnya. Saat ini, tingkat isian sewa Grand Metropolitan yang direncanakan mulai beroperasi pada pertengahan 2013 sudah mencapai 78%.
Adapun total biaya pembangunan pusat perbelanjaan tersebut mencapai Rp 506 miliar, yang pemenuhan kebutuhan pembiayaannya diperoleh dari Initial Public Offering (IPO) sebesar Rp 200 miliar, sebesar Rp 250 miliar dari pinjaman bank dan sisanya dari kas internal perseroan.
"Kerja sama pembiayaan dengan Bank Mandiri ini sangat membantu kami dalam mempercepat ekspansi usaha," ujar Nanda. (Anna Suci Perwitasari)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang