Demi "La Viola", Jovetic Tolak Juve dan City

Kompas.com - 12/09/2012, 16:35 WIB

FIRENZE, KOMPAS.com — Kapten Fiorentina, Stevan Jovetic, memberi pernyataan mengejutkan. Lelaki berusia 22 tahun itu mengaku sempat menolak Juventus dan Manchester City demi tetap tinggal di Firenze.

"Juve mendesakku dengan godaannya dan sebuah hal normal mendengar beberapa hal, di antaranya kesempatan untuk bermain di Liga Champions, mereka percaya penuh padaku, dan tempatku dijamin sebagai inti proyek mereka," sebut Jovetic kepada La Gazzetta dello Sport, Rabu (12/9/2012).

Bersamaan dengan pinangan "Si Nyonya Besar" pada bursa transfer lalu, City dengan Pelatih Roberto Mancini datang  memberi tawaran.

"Aku menghentikan negosiasinya sendiri. Saat City ingin membawaku ke Inggris, aku sudah memutuskan untuk tetap tinggal di Firenze," tandas pria berpaspor Montenegro.

Jovetic merasa tak bisa jauh-jauh dari "La Viola" untuk saat ini. Apalagi, lelaki berambut keriwil itu merasa masa depannya bersama tim "Lily Ungu" dalam keseimbangan yang sebenarnya.

"Aku bicara dengan Presiden Della Valle dan ia meyakinkanku untuk tetap tinggal. Kami memiliki dasar tim yang bagus di mana aku sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan," tegas Jo-Jo, sapaannya.

Tapi, apa alasannya memberi pernyataan penolakan kepada Juve dan City?

"Dengan begitu, banyak rumor yang berkembang, harus ada sentuhan kebenaran di dalamnya," ucap Jovetic setengah berfilosofi.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau