AMBON, KOMPAS.com - Aparat Kepolisian dan TNI di Ambon, Maluku, terus meningkatkan razia bahan peledak, senjata api, senjata tajam, serta benda terlarang lain menyusul penangkapan enam warga terkait kepemilikan senjata api dan bahan peledak, Minggu lalu.
Berdasarkan pantauan di lapangan, Selasa (12/9/2012) malam, puluhan aparat Kepolisian dan TNI menggelar razia di kawasan Jalan AY Patty, Kota Ambon. Dalam razia tersebut, petugas memeriksa setiap kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintasi kawasan jalan itu. Petugas memeriksa identitas dan barang bawaan pengendara dan penumpangnya. Petugas memfokuskan pada pencarian senjata api, bahan peledak, senjata tajam, dan benda-benda terlarang lain yang digunakan warga. Selain itu, petugas juga memeriksa identitas pengenda,serta surat-surat kelengkapan kendaraan.
Kepala Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease Ajun Komisaris Besar Suharwiyono mengatakan, sejak penangkapan enam orang warga terkait kepemilikan senjata api, amunisi, serta granat, polisi terus meningkatkan razia di sejumlah lokasi di Kota Ambon. Razia tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan serta aksi teror di Kota Ambon.
"Kita saat ini rutin menggelar razia setelah penangkapan enam warga beberapa waktu lalu. Razia dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan bersama terjadi di Kota Ambon, yang sudah makin kondusif," katanya kepada Kompas.com, Rabu (12/9/2012).
Suharwiyono menambahkan, razia juga dilakukan untuk mempersempit ruang gerak warga yang ingin membuat tindakan kriminal di Ambon. Ia mengakui, biasanya aparat TNI dan Polri hanya menggelar patroli rutin. Namun, setelah penangkapan enam warga itu, timnya meningkatkan razia. "Kita tetap antisipasi berbagai kemungkinan dengan menggelar razia," katanya.
Dalam razia yang berlangsung lebih dari satu jam itu, aparat tidak menemukan senjata api, bahan peledak, serta benda-benda berbahaya lain. Namun, sejumlah sepeda motor diamankan polisi karena pengendaranya tidak memiliki surat-surat kelengkapan berkendaraan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang