MADRID, KOMPAS.com - Bek Real Madrid, Alvaro Arbeloa, menilai sejumlah pihak menanggapi secara berlebihan komentar rekannya, Cristiano Ronaldo, yang menyatakan merasa sedih karena urusan profesional, seusai mencetak dua gol saat Real Madrid menggulung Granada 3-0, Minggu (2/9/2012).
Arbeloa mengaku, Ronaldo, sejauh ini tampak gembira dalam beberapa latihan Madrid. Pemain asal Spanyol ini menilai, skuadnya harus tetap solid dan tetap fokus dalam sejumlah laga Liga BBVA, termasuk laga akhir pekan ini melawan Sevilla.
"Terlalu banyak yang dibuat dari apa yang Ronaldo katakan. Aku rasa, kita tidak terlalu terbawa serius (menanggapi perkataan itu). "Kami melihat dia kemarin dan dia selalu tersenyum seperti biasanya," ucap Arbeloa.
Usai menyatakan kesedihannya itu, rumor tentang penyebab masalah Ronaldo berembus kencang di sejumlah media Spanyol. Awalnya, Ronaldo ditengarai tak bahagia karena perlakuan klub kepada rekan dekatnya, Kaka, Ricardo Carvalho, dan Fabio Coentrao.
Bahkan ada yang menyebut bahwa, Ronaldo tak suka dengan wawancara Marcelo yang lebih menjagokan kiper Iker Casillas dan Andres Iniesta untuk meraih gelar Ballon d'Or. Begitu juga dengan faktor, bahwa pemain Portugal itu merasa belum benar-benar dicintai suporter Madrid.
Namun, karena adanya jawaban, "Aku tak bahagia karena masalah profesional." dari Ronaldo, spekulasi sejumlah teori itu mengkerucut kepada nilai kontraknya yang hingga kini belum diperbaharui. Mantan pemain Manchester United ini pun dikabarkan ingin meninggalkan Madrid karena masalah itu.
Ronaldo kemudian membantah, bahwa dirinya sedih karena urusan uang. Tetapi, baru-baru ini, melalui Facebooknya, ia akhirnya mengakui, bahwa dirinya khawatir dengan kontraknya itu. Padahal, Kesepakatan Ronaldo dengan Madrid sendiri baru akan berakhir tiga tahun lagi.
Spekulasi rumor ini terus berkembang dan menjadi "hidangan hangat" bagi sejumlah media Spanyol. Dengan demikian, masalah Ronaldo, hingga saat ini pun masih menjadi teka-teki. Ia bisa bertahan atau Madrid yang bakal berang karena "ulah"-nya itu
"(Masalah) ini adalah "air di bawah jembatan", dan seperti apa yang dikatakan Xabi (Alonson), kami hanya akan fokus untuk Sevilla sekarang," tutur Arbeloa.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang