JAKARTA, KOMPAS.com- Polisi antiteror kembali memeriksa rumah M. Thoriq di Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat. Diduga, di rumah tersebut masih tersimpan bahan-bahan berbahaya di tempat-tempat tertentu.
Hal itu disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Boy Rafli Amar di Jakarta, Jumat (14/9/2012).
"Penyidik jam 14.00, nanti akan memeriksa rumah Thoriq. Diduga, masih ada barang-barang atau material yang patut diwaspadai," kata Boy.
M. Thoriq, tersangka terkait ledakan bom di Beji, Depok, sudah menyerahkan diri Minggu lalu. M. Thoriq yang juga merencanakan aksi bom bunuh diri di empat tempat di Jakarta menyerahkan diri karena merasa kangen dengan keluarga, khususnya anaknya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang