Foke: Kalau Bodoh, Ada Kecenderungan untuk Miskin

Kompas.com - 14/09/2012, 16:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menekankan perlunya pendidikan bagi anak-anak. Calon gubernur yang di dukung mayoritas partai besar itu mengatakan, pendidikan akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Pendidikan adalah cara yang paling tepat. Jadi kita yakin di Jakarta melalui pendidikan adalah cara paling tepat memerangi kemiskinan, kebodohan. Kalau bodoh, ada kecenderungan untuk miskin lagi," kata Foke kepada para pendukungnya, di Cipinang Besar Utara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (14/9/2012).

Foke berjanji juga akan memberikan bantuan tidak hanya pada sekolah negeri, melainkan juga untuk sekolah swasta lainnya.

"Yang swasta juga akan kita bantu, supaya pendidikan akan lebih baik. Sekarang di Jakarta bukan cuma SD, SMP saja yang gratis, SMA dengan SMK juga sekarang gratis. Kalau di tempat lain, gratis-gratisan, di Jakarta beneran," sindir Foke.

Pada kesempatan kampanyenya itu, Foke mengatakan telah membuat sebuah taman baca untuk meningkatkan kesadaran akan pendidikan bagi anak-anak warga sekitar.

"Di sini ada taman baca, pendidikan adalah cara yang paling tepat. Untuk itu pemda DKI memberika anggaran. Saya doakan, tidak ada anak-anak lagi yang tidak sekolah," kata Foke.

Sementara itu, Yanti (44), seorang warga RT 06 RW 08, mengaku mendukung Cagub nomor urut satu itu. Wanita yang sehari-hari mengaku mengikuti kegiatan PKK di RW 08 sebagai pengajar itu beralasan Foke lebih mengenal Jakarta.

"Pak Fauzi kan udah lama, tinggal nerusin aja. Harapannya ada kesehatan gratis, sekolah gratis. Kan dari dulu udah ada kayak beras raskin. Terus juga ada SKTM sama Gakin. Saya pernah pakai SKTM, suami saya yang sakit, jadi ringan buat pengobatan," tutur Yanti.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau