Tana toraja

Polisi Buru Teroris di Tempat Hiburan Malam

Kompas.com - 15/09/2012, 09:13 WIB

TANA TORAJA, KOMPAS.com — Sebagai bagian dari langkah antisipasi aksi terorisme, aparat dari Polres Tana Toraja, Sulawesi Selatan, bersama anggota TNI menggelar razia di jalan poros utama serta tempat hiburan malam di wilayah itu. Razia tim gabungan TNI/Polri ini digelar di berbagai tempat secara serentak di wilayah Kabupaten Tana Toraja pada Jumat (14/9/2012) malam hingga Sabtu (15/9/2012) dini hari tadi.

Semua pengunjung kafe diperiksa satu per satu. Puluhan pengunjung kafe lalu digelandang ke Polres Toraja karena tidak memiliki tanda pengenal (KTP). "Razia ini kami gelar guna mengantisipasi adanya pelaku teroris yang berkeliaran karena Toraja adalah daerah tujuan wisata yang banyak dikunjungi wisatawan," ungkap Kepala Polres Tana Toraja Ajun Komisaris Besar Yudi Sinlaloe.

Selain mengantisipasi pergerakan teroris, razia yang digelar tim gabungan TNI/Polri yang juga melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja ini untuk mendata warga pendatang yang masuk ke wilayah Tana Toraja, serta menekan penyakit sosial dan peredaran narkoba yang mulai marak di wilayah ini.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau