SAMPANG, KOMPAS.com — Diduga stres, David (18), remaja asal Dusun Pereng, Desa Kemuning, Kecamatan Kota Sampang, Jawa Timur, Jumat (14/9/2012), nekat menaiki tower operator seluler setinggi lebih dari 52 meter.
Aksi yang dilakukan santri Ponpes Al-Ashari, Komis, Kecamatan Kedungdung Sampang, ini membuat warga kebingungan untuk membujuknya turun dari atas tower. Kejadian itu juga menjadi tontonan warga yang sedang melintas di jalan.
Menurut Juki (55), warga setempat, ia mendengar orang berteriak. Setelah diselidiki, teriakan itu menyusul ditemukannya David di atas tower. Awalnya, tak ada yang yakin siapa identitas pria di atas menara itu. Namun Hasyim, paman David, memastikan kalau yang memanjat menara itu adalah keponakannya.
Kata Hasyim, tiga hari yang lalu David sudah diantar kembali ke pondoknya. Namun, tiba-tiba kembali pulang dan langsung memanjat tower lagi. "Mungkin dia sedang stres," duga Hasyim.
Kejadian ini sudah kedua kalinya. Kejadian pertama karena minta dibelikan motor dan sudah dipenuhi. Namun, motor itu kemudian dibuat kebut-kebutan. "Kalau yang kedua kalinya ini saya tidak paham," imbuhnya.
Butuh waktu lebih dari dua jam untuk membujuk David agar turun dari atas tower. David adalah putra pertama dari empat bersaudara pasangan Zeinullah (45) dan Luluk (40).
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang