TUAL, KOMPAS.com - Pihak Kepolisian Resort (Polres) Maluku Tenggra diminta dapat mengusut tuntas pelaku di balik peledakan bom di Kantor DPC Partai Nasional Demokrat (NasDem) Dulla Utara, Kota Tual, provinsi Maluku, yang terjadi pada Sabtu (15/9/2012) dini hari tadi. Permintaan ini disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kota Tual, H Ali Renhoran.
"Kami minta agar pihak kepolisian dapat mengusut tuntas kasus ini, dan segera mengungkap siapa di balik kejadian ini," kata Ali.
Ia menyatakan, ledakan itu terjadi di saat pihaknya bersama DPC NasDem lainnya di Tual tengah mempersiapkan diri menghadapi verifikasi faktual oleh KPUD.
"Sekali lagi kami minta kasus ini agar dapat diusut tuntas, kami sangat sayangkan hal ini terjadi di saat kami tengah konsentrasi untuk verifikasi faktual oleh KPUD. Namun ledakan tersebut tidak membuat kami gentar," katanya.
Ia juga mengungkapkan, selama ini ketua dan pengurus DPC NasDem Dulla Utara dan NasDem di Kota Tual, tidak memiliki permasalahan dengan orang-orang tertentu. Ia juga minta kader dan simpatisan NasDem tetap tenang dan menyerahkan kasus tersebut kepada aparat Kepolisian.
"Selama ini kita tidak punya masalah dengan siapapun. Saya juga meminta agar semua kader dan simpatisan NasDem tetap tenang dan mempercayakan proses hukumnya pada polisi," pintanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang