Agar Daging Goreng Lebih Aromatik

Kompas.com - 16/09/2012, 17:41 WIB

KOMPAS.com - Menu daging baik ayam, sapi, kambing atau domba memang banyak disukai orang. Daging sebenarnya mudah diolah dalam bentuk apapun, misalnya direndang, semur, tumis, goreng, ataupun di pan seared (tumis dengan sedikit minyak). Nah, jika ingin menikmati olahan daging yang masih memiliki citarasa asli dan saat disantap terasa juicy, sebaiknya daging dimasak dengan cara pan seared.

"Pan seared merupakan teknik mengolah makanan dengan sedikit minyak dan tidak terlalu lama dimasaknya sehingga citarasa aslinya masih terasa," tukas finalis Masterchef US Season 1, Sharone Hackman, dalam acara konferensi pers Masterchef US di Social House, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (11/9/2012) lalu.

Bumbu yang digunakan dalam teknik memasak pan seared adalah bumbu dasar memasak, yakni garam dan merica. Awalnya, daging dibalur dengan garam dan merica sampai merata. Kemudian daging dimasukkan ke dalam pan yang sudah diberi minyak dan sudah dipanaskan. "Namun, masalah yang biasanya ditemui saat memasak dengan teknik ini adalah daging ini jadi kurang harum dan saat diberi saus rasanya jadi kurang cocok," jelasnya.

Untuk mengatasi hal ini, Sharone menyarankan untuk menambahkan beberapa bumbu utuh seperti bawang putih, dan juga daun rosemary (rempah daun wangi yang banyak digunakan untuk masakan Eropa) ke dalam pan yang sama untuk menggoreng daging.

Bawang putih dan rosemary utuh yang ikut terkena minyak panas ini akan mengeluarkan aroma harum ke dalam minyak dan meresap dalam daging.Sharone menambahkan, teknik ini juga memberikan citarasa unik ketika daging disantap.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau