Hari Terakhir Kampanye, Basuki Ajak Warga Kritis

Kompas.com - 16/09/2012, 21:07 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kampanye pemilihan kepala daerah DKI Jakarta putaran kedua berakhir pada hari ini, Minggu (16/9/2012). Menanggapi itu, calon wakil gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, tetap mengajak warga kritis dalam memilih calon gubernur dan juga calon wakil gubernur DKI Jakarta.

"Kami tetap konsisten ya, mengajak warga untuk kritis. Kita kasih tahu standar (pada) warga, yang namanya pejabat publik itu seperti apa," kata pria yang akrab disapa Ahok itu saat berkampanye di RT 01 RW 12, Jalan Anggur, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Minggu siang.

Basuki menilai, selama tiga hari kampanye, antusiasme warga pada putaran kedua Pilkada DKI Jakarta kali ini berbeda dari pada putaran pertama pada Juli lalu. Ia menilai antusiasme warga menjelang pemungutan suara putaran kedua jauh lebih tinggi dibanding pada putaran pertama. "Mungkin karena putaran pertama masih banyak calon yang lain kan, kalau ini kita jalan hampir seluruh orang keluar," ujar Basuki.

Dalam kesempatan itu, Basuki menyampaikan rasa optimistisnya untuk keluar sebagai pemenang dalam pilkada. Namun, itu semua tergantung pada pilihan warga saat melakukan pencoblosan pada Kamis (20/9/2012).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau