Pasar modal

Global Masih Dukung Penguatan Indeks Saham

Kompas.com - 17/09/2012, 09:52 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Bursa Indonesia pada awal pekan ini, Senin (17/9/2012) diperkirakan masih akan bergerak positif, ditopang sentimen global yang cukup positif, setelah the Fed mengeluarkan stimulus ekonomi.

Menurut riset Semesta Indovest, kenaikan indeks yang cukup tinggi kemarin, harus diwaspadai terhadap aksi ambil untung atau profit taking. Walau demikian tren IHSG ke depan masih dalam arah yang positif.

Saham-saham yang dapat diperhatikan hari ini antara lain AISA, BMRI, ASRI, BUMI, INDY, BORN, LSIP, dan PTBA.

Bursa Asia pagi ini mayoritas masih positif dan cenderung variatif. Indeks Nikkei naik 1,8 persen, Kospi turun tipis 0,4 persen dan Hangseng naik 0,3 persen.

Bursa Amerika Serikat kembali ditutup positif pada perdagangan Jumat di mana indeks Dow Jones naik 53,51 poin atau 0,40 persen, S&P 500 naik 0,4 persen, dan Nasdaq naik 0,89 persen.

Indeks sedikit tertekan, setelah lembaga rating Egan Jones memangkas rating utang AS menjadi AA- dari sebelumnya AA. Namun investor masih cukup optimistis, setelah the Fed meluncurkan program stimulus.

Dari data ekonomi, sentimen konsumer menguat tertinggi dalam empat bulan pada awal Setember dan penjualan ritel juga meningkat pada Agustus. Bursa Eropa sebelumnya ditutup menguat tajam ditopang oleh rencana stimulus the Fed. Indeks FTSE naik 1,64 persen, CAC 2,2 persen, dan DAX naik 1,39 persen.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau