JAKARTA, KOMPAS.com - Bursa Indonesia pada awal pekan ini, Senin (17/9/2012) diperkirakan masih akan bergerak positif, ditopang sentimen global yang cukup positif, setelah the Fed mengeluarkan stimulus ekonomi.
Menurut riset Semesta Indovest, kenaikan indeks yang cukup tinggi kemarin, harus diwaspadai terhadap aksi ambil untung atau profit taking. Walau demikian tren IHSG ke depan masih dalam arah yang positif.
Saham-saham yang dapat diperhatikan hari ini antara lain AISA, BMRI, ASRI, BUMI, INDY, BORN, LSIP, dan PTBA.
Bursa Asia pagi ini mayoritas masih positif dan cenderung variatif. Indeks Nikkei naik 1,8 persen, Kospi turun tipis 0,4 persen dan Hangseng naik 0,3 persen.
Bursa Amerika Serikat kembali ditutup positif pada perdagangan Jumat di mana indeks Dow Jones naik 53,51 poin atau 0,40 persen, S&P 500 naik 0,4 persen, dan Nasdaq naik 0,89 persen.
Indeks sedikit tertekan, setelah lembaga rating Egan Jones memangkas rating utang AS menjadi AA- dari sebelumnya AA. Namun investor masih cukup optimistis, setelah the Fed meluncurkan program stimulus.
Dari data ekonomi, sentimen konsumer menguat tertinggi dalam empat bulan pada awal Setember dan penjualan ritel juga meningkat pada Agustus. Bursa Eropa sebelumnya ditutup menguat tajam ditopang oleh rencana stimulus the Fed. Indeks FTSE naik 1,64 persen, CAC 2,2 persen, dan DAX naik 1,39 persen.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang