JAKARTA, KOMPAS.com - Tim advokasi Jakarta Baru, Selasa (18/9/2012), melaporkan adanya dugaan money politics dan kampanye yang dilakukan pada masa tenang oleh kubu Foke-Nara. Dugaan tersebut di antaranya adanya pembagian pakaian dan sembako yang dilakukan di Rumah Susun Tanah Abang, Sabtu (15/9/2012), di Pasar Perumnas Klender, Jumat (14/9/2012) dan di Petak Sembilan Jakarta Pusat, Minggu (16/9/2012).
Dugaan pembagian barang-barang dengan mekanisme door prize juga dilaporkan oleh Tim Advokasi JB. Pembagian door prize tersebut dilakukan di Kelurahan Jati Pulo, Palmerah Jakarta Barat, Sabtu (15/9/2012). Barang yang dibagikan antara lain lemari es, mesin cuci, dan kipas angin. Tim Advokasi JB juga membawa sejumlah bukti terkait pelaporannya tersebut, di antaranya spanduk dan print out dari media yang memberitakan money politics tersebut.
Selain itu, di antara bukti tersebut terdapat selebaran gelap yang bernada SARA. Selebaran yang mengatasnamakan Barisan Laskar Bumi Putera Jakarta (Bakar Baja) tersebut ditemukan Tim JB di kawasan Duri Kepa, Jakarta Barat, Senin (17/9/2012).
Habiburokhman selaku Koordinator Tim Advokasi Jakarta Baru berharap KPUD Jakarta melakukan investigasi atas pelaporan tersebut. "Kami harapkan KPUD melakukan investigasi lanjutan karena itu memang tugas dari KPUD," katanya.
Money Politics, menurut UU Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah merupakan sebuah bentuk pelanggaran dan dapat diancam pidana paling lama 12 bulan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang