Psy: Saya Bekerja Keras untuk Membahagiakan Penonton

Kompas.com - 18/09/2012, 17:36 WIB

SEOUL, KOMPAS.com -- Psy, rapper Korea Selatan (Korsel) yang sedang naik daun di dunia berkat koreografi "menunggang kuda"-nya untuk klip video lagu "Gangnam Style", membeberkan konsep dan identitasnya sebagai seorang artis, ketika ia tampil dalam acara Star Life Theater episode 17 September 2012, yang ditayangkan di televisi Korsel bernama KBS 2TV.

Psy mengungkapkan rahasia keberhasilannya dan kerja kerasnya untuk mencapai keberhasilan itu. "Ketika saya sedang mempromosikan 'Bird' (single pertama dari album perdana Psy, yang dirilis pada 2001), saya menampilkan diri saya sebagai seorang selebriti yang unik, yang tak seperti umumnya selebriti. Ketika itu saya berpikir, itu identitas saya dan saya harus meneruskan menggunakan konsep ini," tutur pemilik nama asli Park Jae-sang ini  dalam acara tersebut.

"Jika konser saya ditonton oleh 10.000 orang dan ditambah saya, jumlahnya menjadi 10.001 orang. Ketika semua, 10.000 orang itu, melompat bersama, ekspresi wajah mereka tak ternilai. Saya menari untuk melihat wajah mereka menjadi cerah dan ketika saya memandang ke penonton, mereka bahagia. Saya bekerja keras untuk melihat ekspresi itu," tuturnya lagi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau